Cara Konfigurasi 2 IP Public dalam 1 VM Windows OS di Layanan Gio Enterprise Cloud
0 people liked this article
A. Pendahuluan
Pada layanan Gio Enterprise Cloud, Anda dapat menggunakan lebih dari satu IP Public untuk diarahkan ke satu VM yang sama. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah port forwarding, yaitu meneruskan akses dari IP Public dan port tertentu ke IP Private VM pada port layanan yang digunakan.
Pada panduan ini akan dijelaskan contoh konfigurasi 2 IP Public dalam 1 VM Windows OS menggunakan metode port forwarding untuk akses Remote Desktop Protocol / RDP.
Pada panduan ini, terdapat 2 IP Public yang akan diarahkan ke 1 VM Windows yang sama.
IP Public 1 : 103.xxx.xxx.239
IP Public 2 : 103.xxx.xxx.240
IP Private VM : 192.168.43.146
Port RDP Windows : 3389Konfigurasi port forwarding yang digunakan:
103.xxx.xxx.240:5000 → 192.168.43.146:3389
103.xxx.xxx.240:5001 → 192.168.43.146:3389Dengan konfigurasi tersebut, akses RDP dapat dilakukan melalui:
103.xxx.xxx.240:5000atau
103.xxx.xxx.240:5001Kedua akses tersebut akan mengarah ke VM Windows yang sama, yaitu:
192.168.43.146:3389Topologi
Internet / Client
|
|
v
IP Public 1: 103.xxx.xxx.10:5000
IP Public 2: 103.xxx.xxx.11:5001
|
|
v
Router / Firewall / NAT
|
|
v
VM Windows
IP Private: 192.168.1.10
RDP Port : 3389Atau secara rule port forwarding:
103.xxx.xxx.10:5000 → 192.168.1.10:3389
103.xxx.xxx.11:5001 → 192.168.1.10:3389B. Konfigurasi
1. Buat 1 instance
Untuk pembuatan instancenya bisa mengikuti panduan berikut ini: Membuat Instance di GEC
2. Pastikan IP Private VM Windows
Login ke VM Windows, kemudian cek IP Private yang digunakan.
Buka Command Prompt, lalu jalankan perintah berikut:
ipconfigPastikan IP Private pada VM sesuai dengan IP tujuan forwarding, misalnya pada panduan ini menggunakan:
IPv4 Address: 192.168.43.146

3. Aktifkan Remote Desktop pada Windows
Pada VM Windows, aktifkan fitur Remote Desktop dengan langkah berikut:
- Buka Settings.
- Pilih System.
- Pilih Remote Desktop.
- Aktifkan opsi Enable Remote Desktop.

4. Buat Rule Port Forwarding untuk IP Public Pertama
Untuk membuat rule port forwarding pada IP Public pertama, silakan masuk ke menu:
Network > Public IP Addresses
Kemudian pilih IP Public yang ingin dikonfigurasi, lalu masuk ke tab Port forwarding.
Pada halaman Port forwarding, input parameter berikut:
Private port : 3389 - 3389
Public port : 5000 - 5000
Protocol : TCP
Source CIDR list : 0.0.0.0/0

Keterangan:
Private port : Port tujuan pada VM Windows
Public port : Port yang akan diakses dari internet
Protocol : Protocol yang digunakan
Source CIDR list : Source IP yang diizinkan untuk mengakses port tersebutPada contoh ini, port public 5000 akan diteruskan ke port private 3389 pada VM Windows.
Setelah parameter diinput, klik tombol Add pada bagian Add Instance.

Selanjutnya akan muncul jendela Add Instance. Pada bagian Select Network Tier, pilih network yang digunakan oleh VM Windows. Setelah itu, pilih instance VM Windows yang sudah dibuat sebelumnya, lalu klik OK.
Contoh instance yang dipilih:
Instance Name : VM-Windows
Private IP : 192.168.43.146
State : Running
Zone : Zone WJVApabila konfigurasi berhasil, rule port forwarding akan tampil dengan status Active seperti berikut:
Private port : 3389 - 3389
Public port : 5000 - 5000
Protocol : TCP
Source CIDR list : 0.0.0.0/0
State : Active
Instance : VM-Windows (192.168.43.146)

Dengan konfigurasi tersebut, akses dari IP Public pertama pada port 5000 akan diteruskan ke VM Windows pada port RDP 3389.
Contoh rule:
103.xxx.xxx..239:5000 → 192.168.43.146:3389Catatan: Penggunaan Source CIDR list 0.0.0.0/0 berarti akses dibuka dari seluruh jaringan internet.
5. Buat Rule Port Forwarding untuk IP Public Kedua
Setelah rule port forwarding untuk IP Public pertama berhasil dibuat, selanjutnya buat rule port forwarding untuk IP Public kedua.
Masuk ke menu:
Network > Public IP AddressesKemudian pilih IP Public kedua yang ingin dikonfigurasi, lalu masuk ke tab Port forwarding.
Pada halaman Port forwarding, input parameter berikut:
Private port : 3389 - 3389
Public port : 5001 - 5001
Protocol : TCP
Source CIDR list : 0.0.0.0/0
Keterangan:
Private port : Port tujuan pada VM Windows
Public port : Port yang akan diakses dari internet
Protocol : Protocol yang digunakan
Source CIDR list : Source IP yang diizinkan untuk mengakses port tersebutPada contoh ini, port public 5001 pada IP Public kedua akan diteruskan ke port private 3389 pada VM Windows.
Setelah parameter diinput, klik tombol Add pada bagian Add Instance.

Selanjutnya akan muncul jendela Add Instance. Pada bagian Select Network Tier, pilih network yang digunakan oleh VM Windows. Setelah itu, pilih instance VM Windows yang sudah dibuat sebelumnya, lalu klik OK.
Contoh instance yang dipilih:
Instance Name : VM-Windows
Private IP : 192.168.43.146
State : Running
Zone : Zone WJVApabila konfigurasi berhasil, rule port forwarding akan tampil dengan status Active seperti berikut:
Private port : 3389 - 3389
Public port : 5001 - 5001
Protocol : TCP
Source CIDR list : 0.0.0.0/0
State : Active
Instance : VM-Windows (192.168.43.146)

Dengan konfigurasi tersebut, akses dari IP Public kedua pada port 5001 akan diteruskan ke VM Windows pada port RDP 3389.
Contoh rule:
103.xxx.xxx.240:5001 → 192.168.43.146:3389
C. Hasil Uji Coba
Uji konektivitas dari Device Lokal Anda ke masing-masing alamat IP Public instance VM Windows Anda.
- IP 103.xxx.xxx.239

- IP 103.xxx.xxx.240

Jika kedua IP public dapat di ping menandakan untuk VM tersebut sudah dapat menggunakan 2 IP public dan Anda juga dapat memastikan untuk akses RDP ke masing masing IP public, jika sudah bisa maka konfigurasi telah berhasil.
D. Kesimpulan
Konfigurasi 2 IP Public dalam 1 VM Windows OS dapat dilakukan menggunakan metode port forwarding. Setiap IP Public menggunakan port berbeda, kemudian diteruskan ke IP Private VM Windows pada port RDP 3389.
Semoga artikel ini dapat membantu Anda. Temukan bantuan lainnya melalui Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala silakan hubungi Support Biznet GIO melalui email support@biznetgio.com atau live chat maupun WA ke website www.biznetgio.com dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.
Popular Articles
-
Cara Install & Konfigurasi Monitoring Cacti Serta Mengetahui Fungsi Fitur Pada Cacti
15 people say this guide was helpful
-
Cara Mengaktifkan Telnet pada Windows 7, 8 dan 10
5 people say this guide was helpful
-
Install dan Konfigurasi Samba Server pada Ubuntu
5 people say this guide was helpful
-
Jenis-Jenis Software Virtualisasi untuk Membuat Virtual Machine
7 people say this guide was helpful