Cara Deploy Website Laravel pada Hosting cPanel
0 people liked this article
A. Pendahuluan
laravel adalah salah satu framework PHP yang populer untuk pengembangan aplikasi web. Deploying aplikasi Laravel pada cPanel dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk melakukan deploy Laravel pada cPanel.
Prasyarat
Sebelum memulai proses deploy Laravel pada cPanel, pastikan telah memenuhi prasyarat berikut:
- Akun cPanel aktif dengan akses ke File Manager.
- Aplikasi Laravel yang sudah siap untuk di-deploy.
- Akses ke database MySQL jika aplikasi Laravel Anda memerlukannya.
B. Langkah-langkah Deploy Laravel pada cPanel
1. Pastikan aplikasi Laravel sudah siap untuk di-deploy. Jalankan perintah composer install dan juga php artisan key:generate untuk menginstal semua dependensi yang diperlukan.


2. Compress folder laravel tersebut dalam extension zip lalu upload ke cPanel

3. Apabila file sudah di upload, langkah selanjutnya dapat extract file .zip.

4. Setiap melakukan upload file website pasti membutuhkan konfigurasi database. Untuk konfigurasi database file laravel, hampir sama dengan file website lainnya. Perbedaannya terletak pada file databasenya saja. Biasanya untuk file website biasa teletak di file koneksi.php, connect.php atau database.php. Namun, untuk file laravel, silahkan edit di file .env.example kemudian rename menjadi .env . Berikut contoh konfigurasi yang ada.
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=tulis nama database
DB_USERNAME=tulis username database
DB_PASSWORD=tulis password database
5. Setelah konfigurasi database selesai, agar file laravel bisa diakses pada domain utama atau subdomain silahkan melakukan konfigurasi file .htaccess. kalian bisa memilih file .htaccess lalu klik tab Edit.

Isikan .htaccess tersebut seperti contoh berikut
<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
# Mencegah infinite loop (jika request sudah masuk ke public, biarkan)
RewriteCond %{REQUEST_URI} !^/public/
# Arahkan semua trafik lainnya ke dalam folder public/
RewriteRule ^(.*)$ public/$1 [L,QSA]
</IfModule>
6. Import database yang sudah kalian punya lalu scroll ke bawah untuk import database

7. Jika semua sudah di lakukan, selanjutnya dapat melakukan pengetesan akses laravel

Panduan cara membuat database bisa di cek pada laman berikut
Cara membuat database dan user database di cPanel
C. Penutup
"Laravel di cPanel" adalah seni framework modern yang canggih (Laravel) dengan lingkungan hosting tradisional yang terbatas (cPanel). Ini adalah solusi paling hemat biaya bagi pemula atau bisnis kecil yang ingin memiliki website Laravel yang sudah online di internet.
Semoga artikel yang telah kami sampaikan dapat membantu Anda. Anda juga dapat menemukan artikel lainnya melalui halaman Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala teknis terkait dengan layanan Biznet GIO, Anda dapat menghubungi kami melalui email support@biznetgio.com atau dapat melalui live chat di website Biznet GIO, melalui chat WhatsApp dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.
Popular Articles
-
Cara Install & Konfigurasi Monitoring Cacti Serta Mengetahui Fungsi Fitur Pada Cacti
15 people say this guide was helpful
-
Cara Mengaktifkan Telnet pada Windows 7, 8 dan 10
5 people say this guide was helpful
-
Install dan Konfigurasi Samba Server pada Ubuntu
5 people say this guide was helpful
-
Jenis-Jenis Software Virtualisasi untuk Membuat Virtual Machine
7 people say this guide was helpful