Apa yang bisa kami bantu?

A. Pendahuluan

Monitoring server merupakan langkah penting untuk memastikan performa dan ketersediaan layanan tetap optimal. Dengan memantau penggunaan CPU, RAM, disk, dan jaringan secara real-time, administrator dapat mendeteksi serta mengatasi potensi masalah sebelum berdampak pada pengguna.

 

Netdata adalah solusi monitoring open source yang ringan, mudah diinstal, dan dilengkapi dashboard berbasis web yang menampilkan berbagai metrik server secara real-time. Pada artikel ini, Anda akan mempelajari cara menginstal dan menggunakan Netdata di server Linux untuk memantau kondisi server dengan lebih mudah dan efisien.

 

B. Cara Instalasi

 

1. Perbarui Paket Sistem

 

Sebelum memulai instalasi, pastikan paket pada sistem sudah diperbarui.
Ubuntu/Debian

 

 sudo apt update && sudo apt upgrade -y

 

Akan muncul tampilan seperti berikut ini, lalu tekan enter

 

Gambar 2.1 update dan upgrade

Selesai update dan upgrade

Gambar 2.2 Tampialn selesai update dan upgrade

 

2. Install Netdata

 

Jalankan perintah berikut untuk menginstal Netdata menggunakan script resmi.

 

wget -O /tmp/netdata-kickstart.sh https://get.netdata.cloud/kickstart.sh
sh /tmp/netdata-kickstart.sh

 

Muncul tampilan berikut lalu pilih OK dan enter

 

Gambar 2.3 Tampilan install 

 

Kemudian ketik y untuk melanjutkan

 

Gambar 2.4 Melanjutkan instalasi

 

Setelah itu pilih OK lalu tekan enter

 

Gambar 2.5 Persetujuan restart

 

Selesai Install Netdata

 

Gambar 2.6 Selesai Install Netdata

 

3. Pastikan Layanan Berjalan

 

Periksa status layanan Netdata.

 

sudo systemctl status netdata
Gambar 2.7 Cek status service netdata

 

4. Buka Port Netdata (Jika Diperlukan)

 

Secara default, Netdata menggunakan port 19999.

Untuk Ubuntu yang menggunakan UFW:

 

sudo ufw allow 19999/tcp

 

Gambar 2.8 Allow port Netdata

5. Akses Dashboard

 

Buka browser dan akses:

http://IP_SERVER:19999

 

Gambar 2.9 Akses Netdata dengan IP Public

 

Dashboard Netdata akan menampilkan informasi server secara real-time.

 

Agar bisa login ke apikasi netada ada beberapa pilihan, disini kami menggunakan metode input email untuk bisa login dan nantinya akan ada email masuk untuk bisa login ke netdata 

 

Gambar 2.10 Verif email

 

Cek email lalu klik Sign Up pada email maka akan diarahkan ke tampilan dashboard.

 

Gambar 2.11 Sign up Netdata

 

Selamat Anda sudah bisa login ke Netdata.

 

Ada langkah lain untuk bisa menggunakan Netdata Cloud untuk monitoring server.

 

C. Cara Menggunakan Netdata

 

Jika ingin menggunakan Netdata Cloud

Anda harus:

  1. Membuat akun di Netdata Cloud.

    Gambar 3.1 Membuat akun Netdata
  2. Login ke akun tersebut.
     
  3. Hubungkan server ke Cloud menggunakan perintah yang diberikan saat instalasi atau dari halaman tersebut.
     

Pada gambar Anda terdapat perintah:

 

sudo cat /var/lib/netdata/netdata_random_session_id

Jalankan perintah tersebut di server:

 

sudo cat /var/lib/netdata/netdata_random_session_id

 

Outputnya berupa sebuah private key.

 

Kemudian:

  1. Salin key tersebut.
     
  2. Tempelkan pada kolom yang tersedia di halaman Netdata Cloud.
     
  3. Klik Connect.
     
Gambar 3.2 Membuat Session


Lalu klik claim seperti berikut

 

Gambar 3.3 Connect session

 

Silakan pilih sesuai kebutuhan

 

Gambar 3.4 Pemilihan akun

 

silakan pilih sesuai kebutuhan

 

Gambar 3.5 Pemilihan akun

 

Selamat Anda sudah berhasil login dengan akun yang dibuat.

 

Gambar 3.6 Tampilan akun berhasil dibuat

Setelah Netdata berhasil diinstal dan dashboard dapat diakses, Anda dapat mulai memantau kondisi server secara real-time. Berikut beberapa fitur utama yang perlu Anda ketahui.

 

1. Membuka Dashboard Netdata

 

Akses dashboard melalui browser dengan alamat:

 

http://IP_SERVER:19999

 

Halaman utama akan menampilkan ringkasan kondisi server, seperti CPU, RAM, disk, dan jaringan.

 

2. Memantau Penggunaan CPU

 

Pada menu System → CPU, Anda dapat melihat:

  1. Persentase penggunaan CPU
  2. Beban setiap core CPU
  3. Proses yang paling banyak menggunakan CPU

 

Kapan perlu diperhatikan?

Penggunaan CPU di atas 80% dalam waktu lama dapat menyebabkan server menjadi lambat

 

Gambar 3.7 Penggunaan CPU

 

3. Memantau Penggunaan Memori (RAM)

 

Buka menu Memory untuk melihat:

  1. Total RAM
  2. RAM yang digunakan
  3. RAM yang tersedia
  4. Penggunaan Swap

Tips:
Jika RAM hampir penuh dan penggunaan swap terus meningkat, pertimbangkan untuk menambah kapasitas RAM atau mengoptimalkan aplikasi yang berjalan.

 

Gambar 3.8 Penggunaan Memory

 

4. Memantau Penyimpanan (Disk)

 

Pada menu Disks, Anda dapat memantau:

  1. Kecepatan baca (Read)
  2. Kecepatan tulis (Write)
  3. IOPS (Input/Output Operations Per Second)
  4. Disk Utilization

Perhatikan jika:

Disk Utilization mendekati 100%, karena dapat menjadi indikasi bottleneck pada media penyimpanan.

 

Gambar 3.9 Penggunaan Disk

 

5. Memantau Jaringan (Network)

 

Masuk ke menu Network Interfaces untuk melihat:

  1. Trafik masuk (Inbound)
  2. Trafik keluar (Outbound)
  3. Kecepatan transfer data
  4. Error dan packet loss

Fitur ini berguna untuk mengetahui apakah terjadi lonjakan trafik atau gangguan pada jaringan.

Gambar 3.10 Penggunaan Network

 

6. Memantau Load Average

 

Pada bagian System Load, Anda dapat melihat beban server dalam rentang:

1 menit, 5 menit, 15 menit

Semakin tinggi nilai load dibandingkan jumlah core CPU, semakin berat beban kerja server.

 

7. Memantau Proses yang Berjalan

 

Menu Processes menampilkan:

  1. Daftar proses aktif
  2. Penggunaan CPU setiap proses
  3. Penggunaan RAM setiap proses

Menu ini membantu mengidentifikasi aplikasi yang menghabiskan resource paling besar.

 

Gambar 3.11 Penggunaan Proses

 

8. Melihat Aktivitas Docker (Opsional)

 

Jika server menggunakan Docker, Netdata akan otomatis menampilkan:

  1. Penggunaan CPU setiap container
  2. Penggunaan RAM
  3. Network
  4. Disk I/O

Sehingga Anda dapat mengetahui container mana yang paling banyak menggunakan resource.

 

Gambar 3.12 Penggunaan Docker

D. Kesimpulan

 

Netdata merupakan solusi monitoring server yang ringan, mudah diinstal, dan menyediakan dashboard real-time yang informatif. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat memantau kondisi CPU, RAM, disk, jaringan, dan berbagai layanan lainnya sehingga proses identifikasi serta penanganan masalah pada server dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda. Temukan bantuan lainnya melalui Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala silakan hubungi Support Biznet GIO melalui email support@biznetgio.com atau live chat maupun WA ke website www.biznetgio.com dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.