Apa yang bisa kami bantu?

A. Pendahuluan

Microsoft SQL Server merupakan relational database management system yang dapat digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan memproses data. Pada panduan ini, instalasi dilakukan menggunakan SQL Server 2022 Developer Edition dengan metode Basic pada Windows Server 2025.

SQL Server Developer Edition dapat digunakan secara gratis untuk kebutuhan development dan testing non-production. Edisi ini tidak diperuntukkan bagi penggunaan production.

B. Prasyarat

Sebelum memulai instalasi, pastikan beberapa hal berikut telah dipersiapkan:

  • Server menggunakan Windows Server 2025 dengan Desktop Experience.
  • Memiliki akses Administrator pada server.
  • Koneksi internet dalam kondisi stabil.
  • Windows Update telah dilakukan.
  • Tidak terdapat proses restart Windows yang tertunda.
  • Tersedia ruang penyimpanan yang mencukupi untuk SQL Server dan SQL Server Management Studio.
  • Server menggunakan arsitektur 64-bit.

Catatan: Panduan ini menggunakan SQL Server 2022 Developer Edition. Untuk penggunaan production, silakan menggunakan edisi SQL Server yang memiliki lisensi sesuai kebutuhan.

C. Instalasi dan Konfigurasi

1. Mengunduh SQL Server 2022 Developer Edition

Buka halaman resmi SQL Server Downloads dari Microsoft melalui browser, kemudian unduh SQL Server 2022 Developer Edition.

File installer yang terunduh memiliki nama:

SQL2022-SSEI-Dev.exe
Gambar 1. File Download SQL Server 2022 Developer Edition

SQL Server 2022 Developer Edition dapat diunduh melalui halaman resmi SQL Server Downloads milik Microsoft.

2. Menjalankan installer SQL Server

Klik kanan file SQL2022-SSEI-Dev.exe, kemudian pilih Run as administrator.

Pada halaman pemilihan tipe instalasi tersedia pilihan berikut:

  • Basic, untuk memasang SQL Server Database Engine menggunakan konfigurasi bawaan.
  • Custom, untuk menentukan fitur, instance, autentikasi, dan konfigurasi instalasi secara manual.
  • Download Media, untuk mengunduh media instalasi yang dapat digunakan kemudian atau pada server lain.

Pada panduan ini, pilih Basic.

Gambar 2. Pilihan Tipe Instalasi SQL Server 2022 Developer Edition

Catatan: Metode Basic sesuai untuk kebutuhan instalasi sederhana, development, atau pengujian. Gunakan metode Custom apabila membutuhkan pengaturan instance, service account, lokasi database, collation, atau mode autentikasi secara khusus.

3. Menyetujui lisensi Microsoft SQL Server

Halaman Microsoft SQL Server License Terms akan ditampilkan.

Baca ketentuan lisensi yang tersedia, kemudian klik Accept untuk melanjutkan.

Gambar 3. Halaman Microsoft SQL Server License Terms

4. Menentukan lokasi instalasi

Pada bagian Specify SQL Server install location, tentukan direktori instalasi SQL Server.

Secara default, SQL Server akan dipasang pada direktori:

C:\Program Files\Microsoft SQL Server

Pastikan ruang penyimpanan yang tersedia telah memenuhi kebutuhan minimum yang ditampilkan installer, kemudian klik Install.

Gambar 4. Penentuan Lokasi Instalasi SQL Server 2022

5. Menunggu proses download

Installer akan mengunduh paket SQL Server yang diperlukan.

Pastikan koneksi internet tetap aktif dan jangan menutup installer selama proses berlangsung.

Gambar 5. Proses Download Paket Instalasi SQL Server 2022

6. Menunggu proses instalasi

Setelah proses download selesai, installer akan memasang SQL Server Database Engine secara otomatis.

Tunggu hingga proses instalasi selesai.

Gambar 6. Proses Instalasi SQL Server 2022 Developer Edition

7. Memastikan instalasi berhasil

Apabila instalasi selesai, akan muncul keterangan:

Installation has completed successfully!

Pada halaman tersebut juga ditampilkan informasi instalasi, seperti:

Instance Name  : MSSQLSERVER
Features       : SQLENGINE
Version        : 16.0.1000.6, RTM
Connection     : Server=localhost;Database=master;Trusted_Connection=True;
Gambar 7. Informasi Instalasi SQL Server 2022 Berhasil

Simpan informasi Instance Name dan Connection String apabila diperlukan.

Apabila terdapat informasi berikut:

A computer restart is required to complete your installation.

Klik Close, kemudian restart Windows Server sebelum melanjutkan.

Catatan: MSSQLSERVER merupakan nama default instance. Untuk default instance, koneksi lokal dapat dilakukan menggunakan localhost tanpa menambahkan \MSSQLSERVER.

SQL Server Management Studio atau SSMS merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengakses, mengonfigurasi, mengelola, dan menjalankan query pada SQL Server Database Engine.

8. Mengunduh installer SSMS

SQL Server Management Studio atau SSMS merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengakses, mengonfigurasi, mengelola, dan menjalankan query pada SQL Server Database Engine.

Pada halaman instalasi SQL Server sebelumnya, klik Install SSMS.

Browser akan membuka dokumentasi resmi Microsoft. Klik tombol:

Download SQL Server Management Studio 22 installer
Gambar 8. Halaman Download SQL Server Management Studio 22

SSMS 22 menggunakan file installer vs_SSMS.exe dan proses pemasangannya dilakukan melalui Visual Studio Installer.

9. Menjalankan Visual Studio Installer

Jalankan file installer SSMS yang telah diunduh.

Apabila muncul halaman persiapan Visual Studio Installer, klik Continue.

Gambar 9. Halaman Persiapan Visual Studio Installer

10. Memilih workload SSMS

Pada halaman Workloads, komponen utama SSMS Core Components sudah dipilih secara otomatis.

Untuk penggunaan dasar seperti:

  • Membuat dan mengelola database
  • Menjalankan query
  • Membuat tabel
  • Mengelola login dan permission
  • Melakukan backup dan restore

Anda dapat langsung memasang SSMS tanpa memilih workload tambahan.

Gambar 10. Pilihan Workload SQL Server Management Studio 22

Workload tambahan yang tersedia meliputi:

  • AI Assistance
  • Business Intelligence
  • Hybrid and Migration
  • Code tools
  • Database DevOps (Preview)

Pada percobaan ini, seluruh workload tambahan dipilih.

Gambar 11. Pemilihan Seluruh Workload Tambahan SSMS

Pada bagian Business Intelligence, komponen opsional berikut juga dipilih:

SQL Server Analysis Services (SSAS)
SQL Server Integration Services (SSIS)
SQL Server Reporting Services (SSRS)
 

Catatan: Pemilihan workload Business Intelligence pada installer SSMS memasang tooling atau dukungan pengelolaannya. Hal tersebut tidak selalu berarti seluruh service server SSAS, SSIS, dan SSRS otomatis terpasang serta aktif pada SQL Server Database Engine.

Pastikan ruang penyimpanan mencukupi, kemudian klik Install.

11. Menunggu proses instalasi SSMS

Visual Studio Installer akan mengunduh dan memasang komponen SSMS yang dipilih.

Gambar 12. Proses Instalasi SQL Server Management Studio 22

Tunggu sampai proses selesai. Lama instalasi bergantung pada jumlah workload yang dipilih dan kecepatan koneksi internet.

12. Menyelesaikan instalasi

Apabila muncul informasi Done installing, klik OK.

Gambar 13. Informasi Instalasi SSMS Telah Selesai

Microsoft merekomendasikan restart Windows untuk membersihkan file instalasi yang masih tersisa.

13. Menjalankan SSMS

Pada Visual Studio Installer, klik Launch untuk membuka SQL Server Management Studio.

Gambar 14. Tombol Launch SQL Server Management Studio 22

14. Menghubungkan SSMS ke SQL Server

Ketika SSMS pertama kali dibuka, Anda dapat login menggunakan akun Microsoft atau GitHub.

Untuk melewati proses tersebut, klik:

Skip and add accounts later
Gambar 15. Pilihan Sign In pada SQL Server Management Studio

Login akun Microsoft tidak diperlukan untuk menghubungkan SSMS ke SQL Server lokal.

15. Membuka halaman koneksi

Setelah SSMS terbuka, halaman Connect akan ditampilkan.

Gambar 16. Halaman Awal Koneksi SQL Server Management Studio

16. Mengisi konfigurasi koneksi

Masukkan konfigurasi berikut:

Server Name     : localhost
Authentication  : Windows Authentication
Database Name   : <default>
Encrypt         : Mandatory

Centang bagian:

Trust Server Certificate
Gambar 17. Konfigurasi Koneksi SQL Server melalui Localhost

Karena menggunakan Windows Authentication, kolom username dan password tidak perlu diisi secara manual. SSMS akan menggunakan akun Windows yang sedang aktif.

Setelah seluruh konfigurasi sesuai, klik Connect.

Catatan: Opsi Trust Server Certificate digunakan pada koneksi lokal ini karena SQL Server masih menggunakan sertifikat bawaan yang belum dipercaya oleh sistem. Untuk penggunaan production atau koneksi melalui jaringan, disarankan menggunakan sertifikat TLS yang valid dan dipercaya.

17. Memastikan koneksi berhasil

Apabila koneksi berhasil, Object Explorer akan menampilkan SQL Server lokal beserta beberapa menu berikut:

  • Databases
  • Security
  • Server Objects
  • Replication
  • Always On High Availability
  • Management
  • Integration Services Catalogs
  • SQL Server Agent
Gambar 18. Tampilan Object Explorer Setelah Berhasil Terhubung

Nama koneksi akan ditampilkan kurang lebih sebagai berikut:

localhost (SQL Server 16.0.1000.6)

Hal tersebut menunjukkan bahwa SSMS telah berhasil terhubung ke SQL Server Database Engine.

D. Hasil Uji Coba dan Verifikasi SQL Server

1. Verifikasi SQL Server

Untuk memastikan versi dan edisi SQL Server, klik New Query, kemudian jalankan query berikut:

SELECT
    @@SERVERNAME AS ServerName,
    SERVERPROPERTY('Edition') AS Edition,
    SERVERPROPERTY('ProductVersion') AS ProductVersion,
    SERVERPROPERTY('ProductLevel') AS ProductLevel;
GO

Contoh hasil:

ServerName     : knowledgebase
Edition        : Developer Edition (64-bit)
ProductVersion : 16.0.1000.6
ProductLevel   : RTM

Apabila query berhasil dijalankan dan informasi server ditampilkan, SQL Server Database Engine telah berfungsi dengan normal.

2. Pengujian Pembuatan Database

Buat database pengujian menggunakan query berikut:

CREATE DATABASE LatihanDB;
GO

Setelah query berhasil dijalankan:

  1. Klik kanan folder Databases pada Object Explorer.
  2. Pilih Refresh.
  3. Pastikan database LatihanDB sudah muncul.

Untuk memverifikasi status database, jalankan:

SELECT
    name,
    state_desc
FROM sys.databases
WHERE name = 'LatihanDB';
GO

Hasil yang diharapkan:

LatihanDB | ONLINE

3. Pengujian Pembuatan Tabel

Jalankan query berikut untuk membuat tabel Pelanggan:

USE LatihanDB;
GO

CREATE TABLE dbo.Pelanggan (
    ID INT IDENTITY(1,1) PRIMARY KEY,
    Nama VARCHAR(100) NOT NULL,
    Email VARCHAR(150),
    TanggalDibuat DATETIME2 DEFAULT SYSDATETIME()
);
GO

Klik kanan folder Tables, kemudian pilih Refresh.

Tabel berikut akan muncul:

dbo.Pelanggan

4. Pengujian Insert dan Select Data

Masukkan data pengujian menggunakan query berikut:

USE LatihanDB;
GO

INSERT INTO dbo.Pelanggan (Nama, Email)
VALUES
    ('Andi', 'andi@example.com'),
    ('Budi', 'budi@example.com');
GO

Tampilkan data menggunakan query:

SELECT * FROM dbo.Pelanggan;
GO

Hasil yang diharapkan:

ID | Nama | Email            | TanggalDibuat
1  | Andi | andi@example.com | Waktu pembuatan data
2  | Budi | budi@example.com | Waktu pembuatan data

Apabila data berhasil ditampilkan, proses pembuatan database, pembuatan tabel, penambahan data, dan pembacaan data telah berjalan dengan normal.

Gambar 19. Hasil Pengujian Query Data pada Tabel dbo.Pelanggan di Database LatihanDB

E. Kesimpulan

Microsoft SQL Server 2022 Developer Edition dan SQL Server Management Studio telah berhasil dipasang pada Windows Server 2025. Koneksi melalui localhost menggunakan Windows Authentication juga telah berhasil dilakukan. Selanjutnya, SQL Server dapat digunakan untuk membuat database, tabel, query, dan melakukan pengujian aplikasi berbasis Microsoft SQL Server.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda. Temukan bantuan lainnya melalui Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala silakan hubungi Support Biznet GIO melalui email support@biznetgio.com atau live chat maupun WA ke website www.biznetgio.com dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.