Cara Menggunakan 2 NES pada 1 NEO Metal
0 people liked this article
A. Pendahuluan
NEO Elastic Storage atau NES adalah layanan disk/storage yang dirancang untuk menunjang kebutuhan penyimpanan data aplikasi Anda. NES dapat digunakan sebagai storage tambahan pada server NEO Metal untuk kebutuhan backup, data aplikasi, database, maupun kebutuhan penyimpanan lainnya.
Artikel ini membahas cara menggunakan 2 layanan NES v2 pada 1 server NEO Metal, mulai dari proses attach, partitioning, mounting, resize, hingga detach volume NES.
Pada NES v2, Anda hanya memerlukan 1 iSCSI portal per region, karena NES v2 tidak lagi membutuhkan multipath. Jika Anda menggunakan 2 NES pada 1 NEO Metal, maka hal yang perlu diperhatikan adalah:
- Setiap NES memiliki iSCSI Target Name masing-masing.
- Setiap NES dapat memiliki CHAP Username dan Password masing-masing.
- Server hanya menggunakan 1 iSCSI Initiator Name pada file /etc/iscsi/initiatorname.iscsi.
- Jika 2 NES berada pada region yang sama, iSCSI portal yang digunakan sama, namun target iSCSI berbeda.
- Jika 2 NES berada pada region berbeda, pastikan route ke masing-masing portal iSCSI sudah tersedia.
- Nama disk seperti /dev/sdb dan /dev/sdc dapat berbeda pada setiap server. Pastikan selalu melakukan pengecekan berdasarkan size, session iSCSI, atau UUID.
Catatan: melakukan restart network atau apply konfigurasi network dapat menyebabkan downtime selama beberapa saat.
B. Beberapa Hal yang perlu dipersiapkan
1. Informasi Route dan Portal NES v2
Berikut informasi route dan portal iSCSI NES v2:
Region NES Route NES iSCSI Portal
NES BTN 10.130.31.0/24 10.130.31.200
NES WJV 10.120.25.0/24 10.120.25.200
Apabila 2 NES berada pada region yang sama, cukup pastikan route region tersebut sudah tersedia.
Apabila 2 NES berada pada region berbeda, misalnya NES 1 di WJV dan NES 2 di BTN, maka route untuk kedua region perlu tersedia pada server NEO Metal.
2. Konfigurasi Routing NES di Ubuntu OS
2.1 Cek Route Terlebih Dahulu
Sebelum menambahkan konfigurasi, pastikan route NES sudah ada atau belum pada file netplan.
File yang digunakan:
/etc/netplan/01-dr-provision-auto.yamlCek route NES WJV:
grep -A3 '10.120.25.0/24' /etc/netplan/01-dr-provision-auto.yamlCek route NES BTN:
grep -A3 '10.130.31.0/24' /etc/netplan/01-dr-provision-auto.yamlAtau dapat menggunakan perintah berikut untuk mengecek keduanya sekaligus:
grep -E -A3 '10.120.25.0/24|10.130.31.0/24' /etc/netplan/01-dr-provision-auto.yamlContoh output:
root@neometal:/home/bs000XXX# grep -A3 '10.120.25.0/24' /etc/netplan/01-dr-provision-auto.yaml
to: 10.120.25.0/24
type: unicast
via: 10.123.93.254Jika route sudah ada, maka konfigurasi dapat di-skip.
Jika route belum ada, lanjutkan penambahan konfigurasi secara manual.
2.2 Konfigurasi Routing
Edit file berikut:
vi /etc/netplan/01-dr-provision-auto.yamlTambahkan route pada interface bond1.xxxx sesuai region NES yang digunakan.
Contoh jika server menggunakan 2 NES berbeda region, yaitu WJV dan BTN:
bond1.xxxx:
accept-ra: true
addresses:
- 10.123.93.1/24
id: xxxx
link: bond1
routes:
- on-link: true
to: 10.120.22.0/24
type: unicast
via: 10.123.93.254
- on-link: true
to: 10.120.25.0/24
type: unicast
via: 10.123.93.254
- on-link: true
to: 10.130.31.0/24
type: unicast
via: 10.123.93.254Sesuaikan IP via dengan gateway yang digunakan pada server.
Jika kedua NES berada di region WJV, cukup tambahkan route berikut:
- on-link: true
to: 10.120.25.0/24
type: unicast
via: 10.123.93.254Jika kedua NES berada di region BTN, cukup tambahkan route berikut:
- on-link: true
to: 10.130.31.0/24
type: unicast
via: 10.123.93.254
2.3 Apply Konfigurasi
Setelah selesai, simpan file lalu jalankan:
netplan apply
3. Konfigurasi Routing NES di Debian / Proxmox OS
3.1 Pengecekan Awal
Sebelum menambahkan konfigurasi, pastikan route sudah ada atau belum pada file:
/etc/network/interfacesCek route NES WJV:
grep '10.120.25.0/24' /etc/network/interfacesCek route NES BTN:
grep '10.130.31.0/24' /etc/network/interfacesAtau cek keduanya sekaligus:
grep -E '10.120.25.0/24|10.130.31.0/24' /etc/network/interfacesJika route sudah ada, maka konfigurasi dapat dilewati.
Jika route belum ada, lanjutkan ke tahap konfigurasi.
3.2 Konfigurasi Routing
Edit file berikut:
vi /etc/network/interfacesTambahkan route pada bagian paling bawah interface auto bond1.xxx sesuai region NES yang digunakan.
Format yang digunakan:
up route add -net <tujuan-route> gw <gateway>Contoh konfigurasi jika menggunakan 2 NES berbeda region, yaitu WJV dan BTN:
auto bond1.xxxx
iface bond1.xxxx inet static
address 10.123.93.1/24
vlan_raw_device bond1
up route add -net 10.120.22.0/24 gw 10.123.93.254
up route add -net 10.120.25.0/24 gw 10.123.93.254
up route add -net 10.130.31.0/24 gw 10.123.93.254

Pastikan nilai gateway, misalnya 10.123.93.254, sama dengan gateway yang digunakan pada interface tersebut.
3.3 Apply Konfigurasi
Setelah konfigurasi selesai, simpan file lalu jalankan perintah berikut:
ifreload -a
C. Attach Configuration
Untuk melakukan attach 2 layanan Neo Elastic Storage pada 1 NEO Metal, pastikan kedua layanan NES sudah dipesan melalui Portal Biznet Gio.
Pada portal, Anda akan mendapatkan informasi untuk masing-masing NES seperti berikut:


1. Login iSCSI
Input iSCSI Initiator Name berdasarkan acuan dari portal.
Edit file berikut:
vi /etc/iscsi/initiatorname.iscsiSesuaikan InitiatorName:
InitiatorName=iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:bsxxxxCatatan:
Pada 1 server NEO Metal, file initiator hanya diset 1 kali. Walaupun menggunakan 2 NES, InitiatorName tetap menggunakan initiator milik server tersebut.
Kemudian restart service iscsid:
systemctl restart iscsid
2. iSCSI Discovery
Discovery iSCSI dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu Dynamic Discovery atau Static Discovery. Untuk penggunaan 2 NES pada 1 NEO Metal, metode Static Discovery lebih direkomendasikan agar setiap target lebih mudah dikelola.
2.1 Dynamic Discovery
Sesuaikan IP portal dengan region NES Anda.
iSCSI Portal NES BTN:
10.130.31.200iSCSI Portal NES WJV:
10.120.25.200Jika 2 NES berada pada region WJV, jalankan:
iscsiadm -m discovery -t sendtargets -p 10.120.25.200Jika 2 NES berada pada region BTN, jalankan:
iscsiadm -m discovery -t sendtargets -p 10.130.31.200Jika NES 1 berada di WJV dan NES 2 berada di BTN, jalankan keduanya:
iscsiadm -m discovery -t sendtargets -p 10.120.25.200
iscsiadm -m discovery -t sendtargets -p 10.130.31.200

2.2 Static Discovery
Buat node iSCSI untuk masing-masing NES.
Contoh apabila 2 NES berada pada region yang sama, misalnya WJV:
iscsiadm -m node -p 10.120.25.200 -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvXXXXXX -o new
iscsiadm -m node -p 10.120.25.200 -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvYYYYYY -o newContoh apabila NES 1 berada di WJV dan NES 2 berada di BTN:
iscsiadm -m node -p 10.120.25.200 -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvXXXXXX -o new
iscsiadm -m node -p 10.130.31.200 -T iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:neobtnYYYYYY -o new
Penjelasan:
iscsiadm -m node -p "ISCSI Portal BTN/WJV" -T "ISCSI Target Name" -o new

3. Set Otomatis Ketika Reboot Server
Agar kedua NES otomatis login kembali setelah server reboot, jalankan konfigurasi berikut pada masing-masing target.
Contoh NES 1:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvXXXXXX -o update -n node.startup -v automaticContoh NES 2:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvYYYYYY -o update -n node.startup -v automaticApabila NES berada di BTN, sesuaikan target menjadi target BTN:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:neobtnYYYYYY -o update -n node.startup -v automatic

Penjelasan:
iscsiadm -m node -T "ISCSI Target Name" -o update -n node.startup -v automatic
Catatan:
Command ini digunakan agar iSCSI target otomatis login setelah server reboot. Untuk mount otomatis ke directory, tetap gunakan konfigurasi pada file /etc/fstab.
4. Konfigurasi CHAP Authentication
CHAP digunakan untuk memastikan bahwa host yang terhubung ke target iSCSI memiliki hak akses ke storage tersebut.
Pada penggunaan 2 NES, konfigurasi CHAP perlu dilakukan pada masing-masing target. Jika kedua NES memiliki credential yang sama, gunakan username dan password yang sama. Jika berbeda, sesuaikan credential berdasarkan informasi pada portal.
Contoh konfigurasi CHAP untuk NES 1:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvXXXXXX -o update -n node.session.auth.username -v bs000xxx
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvXXXXXX -o update -n node.session.auth.password -v XXXXXXX
Contoh konfigurasi CHAP untuk NES 2:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvYYYYYY -o update -n node.session.auth.username -v bs000xxx
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvYYYYYY -o update -n node.session.auth.password -v XXXXXXX
Jika NES 2 berada pada region BTN:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:neobtnYYYYYY -o update -n node.session.auth.username -v bs000xxx
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:neobtnYYYYYY -o update -n node.session.auth.password -v XXXXXXX
Penjelasan:
iscsiadm -m node -T "ISCSI Target Name" -o update -n node.session.auth.username -v "ISCSI Credential Username"
iscsiadm -m node -T "ISCSI Target Name" -o update -n node.session.auth.password -v “ISCSI Credential Password”
5. Login ke iSCSI Target
Login ke masing-masing iSCSI target.
Contoh NES 1:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvXXXXXX --loginContoh NES 2:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvYYYYYY --loginApabila NES berada di BTN:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:neobtnYYYYYY --login
Penjelasan:
iscsiadm -m node -T "ISCSI Target Name" --login
Gambar 5 Login iSCSI NES 1 dan NES 2


6. Verifikasi iSCSI Session dan Block Device
Gunakan perintah berikut untuk melihat session iSCSI yang sudah login:
iscsiadm -m sessionContoh output:
tcp: [1] 10.120.25.200:3260,1 iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvXXXXXX
tcp: [2] 10.120.25.200:3260,1 iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvYYYYYY

Untuk melihat detail mapping target ke disk, gunakan:
iscsiadm -m session -P 3Atau gunakan perintah berikut agar output lebih ringkas:
iscsiadm -m session -P 3 | egrep 'Target:|Current Portal:|Attached scsi disk'

Verifikasi apakah disk sudah muncul pada server:
lsblk

Agar informasi lebih jelas, gunakan:
lsblk -o NAME,SIZE,TYPE,FSTYPE,MOUNTPOINT,MODEL,SERIALCatatan:
Nama disk tidak selalu /dev/sdb dan /dev/sdc. Pastikan berdasarkan size, target iSCSI, atau informasi dari iscsiadm -m session -P 3.
7. Membuat Partisi
Setelah kedua disk NES berhasil terdeteksi, lakukan proses partisi pada masing-masing disk.
Contoh:
/dev/sdb = NES 1
/dev/sdc = NES 2
Cek detail disk NES 1:
fdisk -l /dev/sdb | head -n 5

Cek detail disk NES 2:
fdisk -l /dev/sdc | head -n 5

7.1 Membuat Partisi NES 1
Jalankan:
fdisk /dev/sdb

Langkah pembuatan partisi:
- Masukkan perintah n untuk membuat partisi baru.
- Pilih p untuk menggunakan primary partition.
- Pada bagian Partition number, masukkan 1.
- Pada bagian First sector, tekan Enter untuk menggunakan nilai default.
- Pada bagian Last sector, tekan Enter untuk menggunakan nilai default.
- Setelah partisi terbentuk, masukkan perintah t untuk mengubah system id partisi.
- Masukkan perintah L untuk menampilkan daftar tipe partisi.
- Pilih 83 untuk mengubah tipe partisi menjadi Linux.
- Simpan konfigurasi dengan menekan w.
- 7.2 Membuat Partisi NES 2
Jalankan:
fdisk /dev/sdcGunakan langkah yang sama seperti pembuatan partisi pada NES 1.
8. Format Partisi Non-LVM
Jika kedua NES akan digunakan sebagai disk biasa atau non-LVM, setelah partisi selesai dibuat, pastikan tipe partisi menggunakan Linux.
Cek hasil partisi NES 1:
fdisk -l /dev/sdb | head -n 10Cek hasil partisi NES 2:
fdisk -l /dev/sdc | head -n 10Format partisi NES 1 menggunakan filesystem ext4:
mkfs.ext4 /dev/sdb1

Format partisi NES 2 menggunakan filesystem ext4:
mkfs.ext4 /dev/sdc1
Jika ingin menggunakan filesystem XFS, gunakan:
mkfs.xfs /dev/sdb1
mkfs.xfs /dev/sdc1
9. Konfigurasi Jika Menggunakan LVM
Jika partisi akan digunakan sebagai LVM, ubah tipe partisi menjadi Linux LVM.
Pada beberapa sistem, tipe Linux LVM menggunakan kode:
8e
Setelah partisi disimpan, lanjutkan dengan proses berikut.
Contoh untuk NES 1:
pvcreate /dev/sdb1
vgcreate vg_nes1 /dev/sdb1
lvcreate -n lv_data -l 100%FREE vg_nes1Contoh untuk NES 2:
pvcreate /dev/sdc1
vgcreate vg_nes2 /dev/sdc1
lvcreate -n lv_data -l 100%FREE vg_nes2Kemudian format logical volume.
Contoh ext4:
mkfs.ext4 /dev/vg_nes1/lv_data
mkfs.ext4 /dev/vg_nes2/lv_dataContoh XFS:
mkfs.xfs /dev/vg_nes1/lv_data
mkfs.xfs /dev/vg_nes2/lv_dataCatatan:
Jika kedua NES ingin dikelola terpisah, gunakan VG yang berbeda seperti vg_nes1 dan vg_nes2. Jangan digabungkan ke dalam 1 VG apabila Anda ingin proses resize, detach, atau troubleshooting dilakukan per volume secara terpisah.
10. Mount NES 1 dan NES 2 ke Directory
Buat directory mount point untuk masing-masing NES.
Contoh:
mkdir -p /data-nes1
mkdir -p /data-nes2Mount partisi NES 1:
mount /dev/sdb1 /data-nes1Mount partisi NES 2:
mount /dev/sdc1 /data-nes2Cek hasil mount:
df -hTGambar 10 Mount NES 1 dan NES 2 ke Directory

11. Konfigurasi /etc/fstab
Agar volume tetap ter-mount secara otomatis setelah server reboot, tambahkan entry pada file /etc/fstab.
Sangat disarankan menggunakan UUID agar tidak bergantung pada nama disk seperti /dev/sdb1 atau /dev/sdc1.
Cek UUID:
blkid /dev/sdb1
blkid /dev/sdc1
Contoh output:
/dev/sdb1: UUID="1111aaaa-2222-bbbb-3333-cccc4444dddd" TYPE="ext4"
/dev/sdc1: UUID="5555eeee-6666-ffff-7777-gggg8888hhhh" TYPE="ext4"

Edit file /etc/fstab:
nano /etc/fstab
Tambahkan entry berikut:
UUID=1111aaaa-2222-bbbb-3333-cccc4444dddd /data-nes1 ext4 defaults,_netdev 0 0
UUID=5555eeee-6666-ffff-7777-gggg8888hhhh /data-nes2 ext4 defaults,_netdev 0 0

Jika menggunakan XFS:
UUID=1111aaaa-2222-bbbb-3333-cccc4444dddd /data-nes1 xfs defaults,_netdev 0 0
UUID=5555eeee-6666-ffff-7777-gggg8888hhhh /data-nes2 xfs defaults,_netdev 0 0Kemudian test konfigurasi:
mount -a
df -hT
D. Detach Volume Configuration
Langkah ini dilakukan apabila salah satu atau kedua layanan NES v2 sudah tidak ingin digunakan pada server NEO Metal.
Detach dapat dilakukan untuk:
- NES 1 saja.
- NES 2 saja.
- Kedua NES sekaligus.
Pastikan Anda melakukan detach pada target dan mount point yang benar agar tidak salah melepas volume.
1. Umount Filesystem
Sebelum logout dari iSCSI session, lakukan unmount filesystem terlebih dahulu.
Contoh detach NES 1:
umount /data-nes1Contoh detach NES 2:
umount /data-nes2Cek hasilnya:
df -hT

2. Hapus Entry /etc/fstab
Sebelum logout iSCSI secara permanen, hapus atau comment entry NES pada file /etc/fstab agar server tidak mengalami issue saat reboot.
Edit file:
nano /etc/fstabComment entry NES yang ingin dilepas.
Contoh:
# UUID=1111aaaa-2222-bbbb-3333-cccc4444dddd /data-nes1 ext4 defaults,_netdev 0 0
# UUID=5555eeee-6666-ffff-7777-gggg8888hhhh /data-nes2 ext4 defaults,_netdev 0 0

Jika hanya NES 1 yang dilepas, cukup comment entry NES 1 saja.
Jika hanya NES 2 yang dilepas, cukup comment entry NES 2 saja.
3. Logout dari iSCSI Session
Logout dari target iSCSI sesuai NES yang ingin dilepas.
Contoh logout NES 1:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvXXXXXX --logoutContoh logout NES 2:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvYYYYYY --logout

Apabila NES berada di BTN:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:neobtnYYYYYY --logout
Penjelasan:
iscsiadm -m node -T "ISCSI Target Name" --logout
Cek session:
iscsiadm -m session

Jika hanya salah satu NES yang di-logout, session NES lainnya masih akan tampil.
Contoh jika NES 1 sudah di-logout dan NES 2 masih aktif:
tcp: [2] 10.120.25.200:3260,1 iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvYYYYYY
4. Hapus Konfigurasi Node iSCSI
Jika ingin menghapus konfigurasi iSCSI dari server, gunakan perintah berikut.
Contoh hapus node NES 1:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvXXXXXX -o deleteContoh hapus node NES 2:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvYYYYYY -o deleteApabila NES berada di BTN:
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:neobtnYYYYYY -o delete
Penjelasan:
iscsiadm -m node -T "ISCSI Target Name" -o delete
Cek node yang masih tersimpan:
iscsiadm -m node
E. Penutup
Demikian panduan penggunaan 2 Neo Elastic Storage (NES v2) pada 1 NEO Metal. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat melakukan attach, konfigurasi, resize, dan detach dua volume NES secara terpisah pada satu server NEO Metal.
Pastikan selalu melakukan verifikasi pada setiap tahap, terutama pada bagian iSCSI Target Name, portal iSCSI, CHAP credential, block device, UUID, dan mount point. Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahan saat melakukan format, resize, atau detach volume.
Semoga artikel ini dapat membantu Anda. Temukan bantuan lainnya melalui Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala silakan hubungi Support Biznet GIO melalui email support@biznetgio.com atau live chat maupun WA ke website www.biznetgio.com dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.
Popular Articles
-
Cara Install & Konfigurasi Monitoring Cacti Serta Mengetahui Fungsi Fitur Pada Cacti
15 people say this guide was helpful
-
Cara Mengaktifkan Telnet pada Windows 7, 8 dan 10
5 people say this guide was helpful
-
Install dan Konfigurasi Samba Server pada Ubuntu
5 people say this guide was helpful
-
Jenis-Jenis Software Virtualisasi untuk Membuat Virtual Machine
7 people say this guide was helpful