Apa yang bisa kami bantu?

Jika Anda menggunakan S3FS untuk mounting Neo Object Storage sebagai Disk di VM Anda dan sifat nya krusial atau diharuskan dalam kondisi up untuk production website, maka Anda perlu memastikan ketersediaan akses Neo Object Storage tinggi.

Adapun jika Anda melakukan restart server,maka secara default mounting point Neo Object Storage akan terlepas (unmount),dan Anda perlu melakukan mounting secara manual dari dalam server.

Agar Neo Object Storage dapat otomatis ter-mounting ke VM, maka Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Mounting Neo Object Storage

Jika Anda belum melakukan mounting layanan NOS ke VM, maka Anda bisa mengikuti panduan berikut dahulu: https://kb.biznetgio.com/id_ID/indonesian-version/cara-mounting-object-storage-pada-instance-neo-cloud

2. Cek Hasil Mounting

Jika Anda sudah berhasil mounting layanan NOS ke VM, maka Anda perlu menambahkan konfigurasi di file /etc/fstab, agar bucket Anda otomatis termounting ketika server dilakukan restart.

Berikut command yang perlu ditambahkan dan detail format nya:

nama_bucket/path/to/mount point fuse.s3fs_netdev,allow_other,passwd_file=/etc/passwd-s3fs,use_path_request_style,url=https://nos.wjv-1.neo.id0 0

 

3. Membuat Crontab

Tahap selanjutnya, Anda bisa membuat crontab pada user root untuk menjalankan command :

mount –a 

Command tersebut berfungsi untuk melakukan mounting semua filesystem yang ada di fstab.

Anda bisa mensetup cronjob jika server melakukan restart/reboot, setelah server up maka cronjob akan berjalan.

@reboot /bin/mount -a

Anda dapat menjalankan command crontab –e untuk mengedit crontab di VM.

Sekian tutorial cara auto mount Neo Object Storage pada VM, semoga referensi ini dapat membantu Bapak/Ibu. Apabila mengalami kendala atau pertanyaan lain dapat menghubungi Tim Support kami pada email support@biznetgio atau dapat juga live chat pada laman halaman https://www.biznetgio.com/