Cara Instalasi dan Penerapan Rule Firewall UFW
0 people liked this article
A. Pendahuluan
Firewall merupakan sistem keamanan jaringan yang berfungsi untuk mengontrol lalu lintas data yang masuk maupun keluar dari server atau komputer. Dengan firewall, administrator dapat menentukan koneksi mana yang diizinkan maupun ditolak sehingga dapat meningkatkan keamanan sistem dari akses tidak sah.
Salah satu firewall yang umum digunakan pada sistem operasi Linux Ubuntu adalah UFW (Uncomplicated Firewall). UFW merupakan antarmuka sederhana untuk mengelola iptables sehingga memudahkan pengguna dalam melakukan konfigurasi firewall tanpa harus memahami aturan iptables yang kompleks.
Pada panduan ini akan dijelaskan proses instalasi, konfigurasi dasar, serta penerapan rule firewall menggunakan UFW pada sistem Ubuntu Server.
B. Instalasi dan Konfigurasi UFW
1. Update Sistem
Sebelum melakukan instalasi, lakukan pembaruan paket sistem terlebih dahulu.
sudo apt update && sudo apt upgrade -y
2. Instalasi Paket Pendukung
2.1 Paket A – UFW Firewall
Install paket UFW. (karena kita akan menggunakan UFW Firewall wajib untuk install)
sudo apt install ufw -y
2.2 Paket B – Network Tools
Install tools jaringan untuk pengujian koneksi. (opsional)
sudo apt install net-tools curl wget -y2.3 Paket C – OpenSSH Server
Install SSH server agar server dapat diakses secara remote (tidak perlu install apabila sudah menggunakan VPS)
sudo apt install openssh-server -y3. Mengecek Status UFW
Cek apakah firewall sudah aktif atau belum.
sudo ufw statusJika belum aktif, hasil akan menampilkan:
Status: inactive
4. Konfigurasi Rule Dasar Firewall
4.1 Mengizinkan Koneksi SSH
Sebelum mengaktifkan firewall, izinkan terlebih dahulu koneksi SSH agar server tidak terkunci saat remote.
sudo ufw allow sshAtau menggunakan port manual:
sudo ufw allow 22/tcp4.2 Mengaktifkan Firewall
sudo ufw enableKetik:
yUntuk konfirmasi aktivasi.

4.3 Mengecek Status Firewall
sudo ufw status verboseContoh hasil:
Status: active
Logging: on
Default: deny (incoming), allow (outgoing)
5. Setup Rule Firewall
5.1 Mengizinkan HTTP
sudo ufw allow 80/tcp5. 2 Mengizinkan HTTPS
sudo ufw allow 443/tcp5.3 Mengizinkan Port Custom
Contoh port aplikasi:
sudo ufw allow 8080/tcp5.4 Menolak Port Tertentu
sudo ufw deny 23/tcpKeterangan:
- Port 23 merupakan Telnet yang umumnya tidak aman.

5.5 Menghapus Rule Firewall
Melihat nomor rule:
sudo ufw status numbered
Menghapus rule berdasarkan nomor:
sudo ufw delete 6
6. Konfigurasi Default Policy
6.1 Menolak Semua Koneksi Masuk
sudo ufw default deny incoming6.2 Mengizinkan Semua Koneksi Keluar
sudo ufw default allow outgoing7. Konfigurasi Firewall Berdasarkan IP
7.1 Mengizinkan IP Tertentu
sudo ufw allow from 192.168.1.107.2 Mengizinkan IP pada Port Tertentu
sudo ufw allow from 192.168.1.10 to any port 227.3 Memblokir IP Tertentu
sudo ufw deny from 192.168.1.208. Reload dan Restart Firewall
Reload konfigurasi firewall.
sudo ufw reloadRestart firewall.
sudo systemctl restart ufwC. Hasil Uji Coba dan Langkah-Langkah Penggunaan
1. Pengujian Status Firewall
Cek status firewall setelah konfigurasi.
sudo ufw statusContoh hasil:
22/tcp ALLOW
80/tcp ALLOW
443/tcp ALLOW
23/tcp DENY2. Pengujian Koneksi HTTP
Uji akses web server menggunakan browser atau curl. (Pada Pengujian ini harus terinstall web service terlebih dahulu)
curl http://localhostJika berhasil, server akan memberikan respon halaman web.
3. Pengujian Koneksi SSH
Lakukan remote SSH dari komputer lain.
ssh user@ip-serverJika berhasil terhubung, berarti rule SSH berjalan dengan baik.
4. Pengujian Port Tertutup
Coba akses port yang diblokir menggunakan telnet atau nc.
telnet ip-server 23Hasil koneksi akan ditolak oleh firewall.
Sebagai contoh berikut :

Telnet Tidak dapat dilakukan :

Pengujian Allow port 23 :

Pengujian Telnet ke Port 23 :

5. Pengujian Rule Berdasarkan IP
Lakukan akses dari IP yang diizinkan dan yang diblokir untuk memastikan rule firewall bekerja sesuai konfigurasi.
D. Kesimpulan / Penutup
UFW (Uncomplicated Firewall) merupakan solusi firewall yang sederhana namun efektif untuk meningkatkan keamanan server Linux Ubuntu. Dengan konfigurasi yang mudah dipahami, administrator dapat mengatur akses jaringan berdasarkan port, protokol, maupun alamat IP tertentu.
Berdasarkan hasil implementasi dan pengujian, UFW mampu mengontrol lalu lintas jaringan dengan baik serta membantu melindungi server dari akses yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, penggunaan UFW sangat direkomendasikan sebagai langkah dasar keamanan pada sistem Linux Server maupun komputer pribadi.
Semoga artikel yang telah kami sampaikan dapat membantu Anda. Anda juga dapat menemukan artikel lainnya melalui halaman Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala teknis terkait dengan layanan Biznet GIO, Anda dapat menghubungi kami melalui email support@biznetgio.com atau dapat melalui live chat di website Biznet GIO, melalui chat WhatsApp dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.
Popular Articles
-
Cara Install & Konfigurasi Monitoring Cacti Serta Mengetahui Fungsi Fitur Pada Cacti
15 people say this guide was helpful
-
Cara Mengaktifkan Telnet pada Windows 7, 8 dan 10
5 people say this guide was helpful
-
Install dan Konfigurasi Samba Server pada Ubuntu
5 people say this guide was helpful
-
Jenis-Jenis Software Virtualisasi untuk Membuat Virtual Machine
7 people say this guide was helpful