Apa yang bisa kami bantu?

A. Pendahuluan

GitLab merupakan platform manajemen repositori Git berbasis web yang menyediakan berbagai fitur kolaborasi untuk pengembangan perangkat lunak. Selain berfungsi sebagai sistem kontrol versi (Version Control System), GitLab juga menyediakan fitur tambahan seperti issue tracking, wiki, CI/CD pipeline, serta manajemen proyek dalam satu platform terintegrasi.

 

GitLab tersedia dalam beberapa edisi, salah satunya adalah GitLab Community Edition (CE) yang bersifat open-source dan dapat digunakan secara gratis baik untuk kebutuhan personal maupun organisasi.

 

Pada panduan ini akan dijelaskan langkah-langkah untuk melakukan instalasi dan konfigurasi GitLab CE pada sistem operasi AlmaLinux 9 menggunakan layanan NEO Virtual Compute.

 

B. Instalasi dan Konfigurasi

1. Persiapan Server

Pada panduan ini digunakan sebuah server berbasis AlmaLinux 9 yang berjalan pada layanan NEO Virtual Compute.

Sebelum melakukan instalasi GitLab, terlebih dahulu instal beberapa dependensi dasar yang diperlukan oleh GitLab.

dnf -y install curl policycoreutils openssh-server openssh-clients postfix

 

2. Menjalankan Service SSH dan Postfix

GitLab membutuhkan layanan SSH untuk akses repository serta Postfix sebagai mail server untuk kebutuhan notifikasi email.

Jalankan kedua service tersebut dengan perintah berikut:

systemctl start sshd
systemctl start postfix

 

Agar service otomatis berjalan saat sistem booting, aktifkan service menggunakan perintah berikut:

systemctl enable sshd
systemctl enable postfix

 

3. Instalasi GitLab CE

Tambahkan repository resmi GitLab ke sistem dengan menjalankan perintah berikut:

curl -sS https://packages.gitlab.com/install/repositories/gitlab/gitlab-ce/script.rpm.sh | bash

 

Setelah repository berhasil ditambahkan, lakukan instalasi GitLab CE dengan perintah berikut:

dnf -y install gitlab-ce

Setelah proses instalasi selesai, GitLab akan terpasang pada sistem.

 

Gambar 1. Proses Instalasi GitLab

 

 

4. Konfigurasi URL GitLab

Langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi domain atau URL yang akan digunakan untuk mengakses GitLab.

Masuk ke direktori konfigurasi GitLab:

cd /etc/gitlab/

 

Edit file konfigurasi utama GitLab:

vi gitlab.rb

 

Cari parameter berikut:

external_url

Kemudian ubah nilainya menggunakan domain yang akan digunakan untuk mengakses GitLab.

Contoh konfigurasi:

external_url 'http://gitlab.giostaging.com'
Gambar 2. Konfigurasi URL GitLab

 

Catatan:
Pastikan subdomain yang digunakan telah diarahkan (DNS pointing) ke alamat IP server GitLab.

 

5. Menerapkan Konfigurasi GitLab

Setelah konfigurasi selesai dilakukan, jalankan perintah berikut untuk menerapkan perubahan konfigurasi:

gitlab-ctl reconfigure

Perintah ini akan melakukan proses konfigurasi ulang seluruh komponen GitLab.

Gambar 3. Gitlab Reconfigure

6. Membuka Port yang Diperlukan

Agar GitLab dapat diakses dari jaringan internet, pastikan beberapa port berikut telah dibuka pada Security Group atau Firewall server:

 

Port Fungsi
22 SSH Access
80 HTTP
443 HTTPS

 

7. Reset Password Root GitLab

Setelah instalasi selesai, GitLab akan membuat akun administrator default dengan username root.

Untuk melakukan reset password root, jalankan perintah berikut:

gitlab-rake "gitlab:password:reset"

 

Kemudian pilih user root dan masukkan password baru yang diinginkan.

Gambar 4. Reset Password GitLab

 

 

8. Login ke Dashboard GitLab

Setelah password berhasil direset, Anda dapat mengakses GitLab melalui browser menggunakan domain yang telah dikonfigurasi sebelumnya.

Contoh:

http://gitlab.Example.com

 

Login menggunakan:

Username:

root

Password:

(password yang telah direset sebelumnya)
Gambar 5. Halaman Login GitLab

 

 

Setelah berhasil login, Anda akan diarahkan ke halaman Dashboard GitLab.

Gambar 6. Dashboard GitLab

 

 

9. Mengubah Username Default

Untuk meningkatkan keamanan, disarankan untuk mengganti username default root.

 

Langkah-langkahnya:

Masuk ke menu Settings

Pilih Account

Klik Change Username

Gambar 7. Change Username

 

Gambar 8. Konfirmasi Perubahan username

 

10. Menambahkan SSH Key

Agar dapat melakukan push dan pull repository tanpa menggunakan password, pengguna dapat menambahkan SSH Key.

 

Langkah-langkahnya:

Masuk ke menu Preferences

Pilih SSH Keys

Tambahkan Public SSH Key Anda

Gambar 9. Add SSH Key

 

 

11. Membuat Project Baru

Untuk membuat repository baru pada GitLab, lakukan langkah berikut:

 

Klik New Project

Pilih Create Blank Project

Masukkan Project Name

Tentukan Visibility Level (Private / Internal / Public)

Gambar 10. Create New Project

Setelah itu klik Create Project untuk menyelesaikan proses pembuatan repository.

Gambar 11. New Project

 

 

C. Kesimpulan

GitLab merupakan platform pengembangan perangkat lunak berbasis web yang menyediakan berbagai fitur untuk mendukung kolaborasi tim dalam mengelola proyek perangkat lunak. Dengan GitLab, tim pengembang dapat melakukan manajemen kode sumber, pelacakan masalah (issue tracking), integrasi CI/CD, serta pengelolaan repository dalam satu platform terpusat.

 

Melalui panduan ini, pengguna dapat melakukan instalasi dan konfigurasi GitLab Community Edition pada sistem operasi AlmaLinux 9 secara mandiri, sehingga dapat membangun lingkungan self-hosted GitLab untuk kebutuhan pengembangan perangkat lunak secara lebih fleksibel dan terkontrol.

 

Semoga artikel yang telah kami sampaikan dapat membantu Anda. Anda juga dapat menemukan artikel lainnya melalui halaman Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala teknis terkait dengan layanan Biznet Gio, Anda dapat menghubungi kami melalui email support@biznetgio.com atau dapat melalui live chat di website Biznet Gio, melalui chat WhatsApp dan juga dapat melalui telpon (021) 5714567.