Cara Instalasi dan Penggunaan Hermes Agent
0 people liked this article
A. Pendahuluan
Hermes Agent merupakan layanan agent automation dan monitoring yang digunakan untuk membantu proses pengelolaan, pemantauan, serta integrasi layanan pada server VPS secara lebih efisien. Dengan dukungan integrasi AI dan automation workflow, Hermes Agent dapat digunakan untuk menjalankan berbagai tugas administratif server secara lebih praktis melalui perintah berbasis chatbot.
Pada panduan ini, akan dijelaskan langkah-langkah instalasi Hermes Agent pada VPS berbasis Linux serta proses integrasinya dengan Telegram sehingga server dapat terhubung dengan bot asisten yang memudahkan monitoring, eksekusi perintah, dan pengelolaan layanan langsung melalui Telegram.
B. Langkah-Langkah
Instalasi Hermes Agent
Langkah 1 — Login ke VPS melalui SSH
Lakukan koneksi SSH ke server VPS menggunakan terminal atau aplikasi seperti PuTTY.
Contoh koneksi SSH:
ssh root@IP_SERVER
Jika menggunakan user non-root:
ssh username@IP_SERVER
Langkah 2 — Update Repository Sistem
Sebelum melakukan instalasi, sangat disarankan untuk memperbarui package repository server.
Ubuntu / Debian
apt update && apt upgrade -yCentOS / AlmaLinux / Rocky Linux
yum update -yatau:
dnf update -y
Langkah 3 — Download Installer Hermes Agent
Unduh package installer Hermes Agent menggunakan perintah berikut:
curl -fsSL https://hermes-agent.nousresearch.com/install.sh | bashApabila server belum memiliki wget, install terlebih dahulu:
Ubuntu / Debian
apt install wget -yCentOS / AlmaLinux / Rocky Linux
yum install wget -yBerikut adalah proses ketika menjalankan command Instalasi Hermes Agent.

Setelah proses instalasi Hermes Agent selesai, jalankan Hermes Agent melalui terminal. Pada saat pertama kali dijalankan, akan muncul beberapa opsi konfigurasi awal yang digunakan untuk menentukan provider AI, model AI, serta integrasi messaging yang akan digunakan.
Untuk proses setup awal, silakan pilih opsi berikut:
Quick Setup - provider, model, & messaging (recommended)Opsi tersebut akan membantu melakukan konfigurasi dasar Hermes Agent secara otomatis dan lebih mudah.

Setelah memilih metode setup awal, Hermes Agent akan menampilkan beberapa pilihan provider API AI yang dapat digunakan.
Pada artikel kali ini, Hermes Agent akan dijalankan menggunakan layanan Google AI Studio.

Silakan pilih opsi berikut:
Google AI Studio (Gemini Model - Native Gemini API)Selanjutnya sistem akan meminta Anda untuk memasukkan API Key Google AI Studio yang akan digunakan oleh Hermes Agent.

Untuk mendapatkan API Key Google AI Studio, silakan akses halaman berikut: Google AI Studio



Pada dashboard Google AI Studio:
- Pilih menu API Keys
- Klik Create API Key
Setelah API Key berhasil dibuat, akan muncul pop-up API Key Details yang berisi API Key milik Anda.
Copy API Key tersebut kemudian kembali ke terminal Hermes Agent untuk menginputkannya pada proses konfigurasi.
Catatan:
Simpan API Key dengan aman dan jangan membagikannya ke publik untuk menghindari penyalahgunaan akses API.
Setelah API Key berhasil diinputkan, Hermes Agent akan menampilkan pilihan model AI Gemini yang tersedia.
Pada panduan ini, model yang digunakan adalah:
gemini-3.1-flash-liteModel tersebut dipilih karena ringan, cepat, dan cukup optimal untuk penggunaan automation serta integrasi chatbot Telegram.

Selanjutnya Hermes Agent akan menampilkan opsi lokasi runtime model AI yang akan digunakan.
Untuk konfigurasi awal, silakan gunakan opsi berikut:
Keep Current (Local)Opsi ini akan menjalankan proses Hermes Agent secara lokal pada VPS yang digunakan.

Setelah konfigurasi model selesai, Hermes Agent akan menampilkan opsi apakah model AI ingin langsung dihubungkan dengan layanan messaging atau tidak.
Karena pada artikel ini Hermes Agent akan digunakan sebagai bot Telegram, maka pilih opsi berikut:
Set up messaging now (recommended)
Selanjutnya akan muncul beberapa pilihan platform messaging yang didukung oleh Hermes Agent.
Pilih:
Telegram

Setelah itu sistem akan meminta Anda untuk memasukkan:
- Telegram Bot Token
- Telegram User ID Utama
Silakan masukkan token bot Telegram yang sebelumnya sudah dibuat melalui Telegram menggunakan BotFather.
Pada tahap ini, masukkan Telegram Bot Token ke terminal Hermes Agent.
Contoh format token:
123456789:AAxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxPastikan token yang dimasukkan sudah benar agar Hermes Agent dapat terhubung dengan bot Telegram.

Setelah berhasil mengInput Token Bot Telegram, proses konfigurasi akan dilanjutkan dengan penginputan Telegram User ID utama.
Telegram User ID digunakan sebagai identitas akun Telegram yang memiliki akses utama terhadap Hermes Agent.


Apabila seluruh proses konfigurasi berhasil dilakukan, maka Hermes Agent akan otomatis terhubung dengan bot Telegram dan siap digunakan sebagai asisten automation serta monitoring server.

Untuk menjalakan Hermes Agent pada Server kita cukup mengetikkan command “hermes” maka akan muncul interface seperti pada tangkapan layar / screenshot di atas
Cara Membuat dan Mendapatkan API Token Bot pada Telegram
Sebelum menghubungkan Hermes Agent dengan Telegram, Anda perlu membuat bot Telegram terlebih dahulu melalui BotFather untuk mendapatkan API Token yang nantinya digunakan pada proses konfigurasi Hermes Agent.
Langkah 1 — Membuka BotFather
Buka aplikasi Telegram kemudian cari akun resmi berikut:
@BotFatherBotFather merupakan bot resmi Telegram yang digunakan untuk membuat dan mengelola bot Telegram.
Setelah ditemukan, klik Start untuk memulai percakapan.
Langkah 2 — Membuat Bot Baru
Untuk membuat bot baru, jalankan command berikut pada chat BotFather:
/newbotBotFather kemudian akan meminta beberapa informasi terkait bot yang akan dibuat.
Langkah 3 — Menentukan Nama Bot
Masukkan nama bot yang ingin digunakan.
Contoh:
HermesTestBotNama ini akan menjadi nama tampilan bot pada Telegram.
Langkah 4 — Menentukan Username Bot
Selanjutnya BotFather akan meminta username bot.
Ketentuan username:
- Harus unik
- Diakhiri dengan kata
bot
Contoh:
HermesTestBot_botApabila username sudah digunakan oleh pengguna lain, BotFather akan meminta Anda menggunakan username berbeda.
Langkah 5 — Mendapatkan API Token Bot
Jika proses pembuatan bot berhasil, BotFather akan menampilkan informasi bot beserta API Token.
Contoh format token:
123456789:AAxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxAPI Token tersebut nantinya digunakan untuk menghubungkan Hermes Agent dengan bot Telegram.
Penting:
Jangan membagikan API Token kepada pihak lain karena token tersebut merupakan akses utama ke bot Telegram Anda.
Langkah 6 — Mengaktifkan Bot Telegram
Setelah bot berhasil dibuat:
- Cari username bot Telegram yang telah dibuat
- Buka chat bot
- Klik Start
Langkah ini diperlukan agar bot dapat menerima dan mengirim pesan.
Langkah 7 — Verifikasi Bot Telegram
Apabila bot berhasil dibuat dan diaktifkan, maka bot akan menampilkan pesan awal seperti:
/startatau daftar command bawaan bot.


Setelah tahap ini selesai, API Token Telegram sudah siap digunakan pada konfigurasi Hermes Agent.

Cara Uninstall Hermes Agent
Apabila ingin menghapus agent dari server, jalankan:
systemctl stop hermes-agentKemudian uninstall package:
Ubuntu / Debian
apt remove hermes-agent -yCentOS / AlmaLinux / Rocky Linux
yum remove hermes-agent -yHapus file konfigurasi tambahan apabila diperlukan:
rm -rf /etc/hermes-agent
rm -rf /var/log/hermes-agent*Rekomendasi Keamanan
Untuk menjaga keamanan server setelah instalasi Hermes Agent, disarankan:
- Menggunakan SSH key authentication
- Menonaktifkan login root secara langsung apabila tidak diperlukan
- Membatasi akses firewall hanya pada port yang digunakan
- Melakukan update sistem operasi secara berkala
- Menyimpan API Key atau token secara aman
C. Penutup
Dengan mengikuti panduan di atas, Hermes Agent dapat terinstall dan terhubung dengan Telegram sebagai bot asisten server untuk membantu monitoring dan pengelolaan VPS secara lebih praktis.Integrasi ini memudahkan pengguna dalam melakukan automation, monitoring service, serta pengelolaan server langsung melalui Telegram tanpa harus selalu login ke terminal VPS.
Semoga artikel yang telah kami sampaikan dapat membantu Anda. Anda juga dapat menemukan artikel lainnya melalui halaman Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala teknis terkait dengan layanan Biznet GIO, Anda dapat menghubungi kami melalui email support@biznetgio.com atau dapat melalui live chat di website Biznet GIO, melalui chat WhatsApp dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.
Popular Articles
-
Cara Install & Konfigurasi Monitoring Cacti Serta Mengetahui Fungsi Fitur Pada Cacti
15 people say this guide was helpful
-
Cara Mengaktifkan Telnet pada Windows 7, 8 dan 10
5 people say this guide was helpful
-
Install dan Konfigurasi Samba Server pada Ubuntu
5 people say this guide was helpful
-
Jenis-Jenis Software Virtualisasi untuk Membuat Virtual Machine
7 people say this guide was helpful