Apa yang bisa kami bantu?

A. Pendahuluan

Hermes Agent merupakan layanan agent automation dan monitoring yang digunakan untuk membantu proses pengelolaan, pemantauan, serta integrasi layanan pada server VPS secara lebih efisien. Dengan dukungan integrasi AI dan automation workflow, Hermes Agent dapat digunakan untuk menjalankan berbagai tugas administratif server secara lebih praktis melalui perintah berbasis chatbot.

Pada panduan ini, akan dijelaskan langkah-langkah instalasi Hermes Agent pada VPS berbasis Linux serta proses integrasinya dengan Telegram sehingga server dapat terhubung dengan bot asisten yang memudahkan monitoring, eksekusi perintah, dan pengelolaan layanan langsung melalui Telegram.
 


B. Langkah-Langkah

Instalasi Hermes Agent 

Langkah 1 — Login ke VPS melalui SSH

Lakukan koneksi SSH ke server VPS menggunakan terminal atau aplikasi seperti PuTTY.

Contoh koneksi SSH:

ssh root@IP_SERVER

 

Jika menggunakan user non-root:

ssh username@IP_SERVER

 

Langkah 2 — Update Repository Sistem

Sebelum melakukan instalasi, sangat disarankan untuk memperbarui package repository server.

Ubuntu / Debian

apt update && apt upgrade -y

CentOS / AlmaLinux / Rocky Linux

yum update -y

atau:

dnf update -y

 


 

Langkah 3 — Download Installer Hermes Agent

Unduh package installer Hermes Agent menggunakan perintah berikut:

curl -fsSL https://hermes-agent.nousresearch.com/install.sh | bash

Apabila server belum memiliki wget, install terlebih dahulu:

Ubuntu / Debian

apt install wget -y

CentOS / AlmaLinux / Rocky Linux

yum install wget -y

Berikut adalah proses ketika menjalankan command Instalasi Hermes Agent.

Gambar 1. Instalasi Hermes Agent

Setelah proses instalasi Hermes Agent selesai, jalankan Hermes Agent melalui terminal. Pada saat pertama kali dijalankan, akan muncul beberapa opsi konfigurasi awal yang digunakan untuk menentukan provider AI, model AI, serta integrasi messaging yang akan digunakan.

Untuk proses setup awal, silakan pilih opsi berikut:

 
Quick Setup - provider, model, & messaging (recommended)
 

Opsi tersebut akan membantu melakukan konfigurasi dasar Hermes Agent secara otomatis dan lebih mudah.

Gambar 2. Setup Awal

Setelah memilih metode setup awal, Hermes Agent akan menampilkan beberapa pilihan provider API AI yang dapat digunakan.

Pada artikel kali ini, Hermes Agent akan dijalankan menggunakan layanan Google AI Studio.

Gambar 3. Opsi Provider API

Silakan pilih opsi berikut:

 
Google AI Studio (Gemini Model - Native Gemini API)
 

Selanjutnya sistem akan meminta Anda untuk memasukkan API Key Google AI Studio yang akan digunakan oleh Hermes Agent.

Gambar 4. Input API Key

Untuk mendapatkan API Key Google AI Studio, silakan akses halaman berikut: Google AI Studio

Gambar 5. Dashboard Google AI Studio
Gambar 6. Create API Key
Gambar 7. Pop Up API Key

Pada dashboard Google AI Studio:

  1. Pilih menu API Keys
  2. Klik Create API Key

 

Setelah API Key berhasil dibuat, akan muncul pop-up API Key Details yang berisi API Key milik Anda.

Copy API Key tersebut kemudian kembali ke terminal Hermes Agent untuk menginputkannya pada proses konfigurasi.

 

Catatan:
Simpan API Key dengan aman dan jangan membagikannya ke publik untuk menghindari penyalahgunaan akses API.


 

Setelah API Key berhasil diinputkan, Hermes Agent akan menampilkan pilihan model AI Gemini yang tersedia.

Pada panduan ini, model yang digunakan adalah:

 
gemini-3.1-flash-lite
 

Model tersebut dipilih karena ringan, cepat, dan cukup optimal untuk penggunaan automation serta integrasi chatbot Telegram.

Gambar 8. Gemini AI Models

Selanjutnya Hermes Agent akan menampilkan opsi lokasi runtime model AI yang akan digunakan.

Untuk konfigurasi awal, silakan gunakan opsi berikut:

 
Keep Current (Local)
 

Opsi ini akan menjalankan proses Hermes Agent secara lokal pada VPS yang digunakan.

Gambar 9. Hermes Agent Background Processing

Setelah konfigurasi model selesai, Hermes Agent akan menampilkan opsi apakah model AI ingin langsung dihubungkan dengan layanan messaging atau tidak.

Karena pada artikel ini Hermes Agent akan digunakan sebagai bot Telegram, maka pilih opsi berikut:

 
Set up messaging now (recommended)
 
Gambar 10. Messaging Set Up

Selanjutnya akan muncul beberapa pilihan platform messaging yang didukung oleh Hermes Agent.

Pilih:

 
Telegram

 

Gambar 11. Input Token Bot Telegram

Setelah itu sistem akan meminta Anda untuk memasukkan:

  • Telegram Bot Token
  • Telegram User ID Utama

Silakan masukkan token bot Telegram yang sebelumnya sudah dibuat melalui Telegram menggunakan BotFather.


 

Pada tahap ini, masukkan Telegram Bot Token ke terminal Hermes Agent.

Contoh format token:

 
123456789:AAxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
 

Pastikan token yang dimasukkan sudah benar agar Hermes Agent dapat terhubung dengan bot Telegram.

Gambar 12. Koneksi ke Telegram

Setelah berhasil mengInput Token Bot Telegram, proses konfigurasi akan dilanjutkan dengan penginputan Telegram User ID utama.

Telegram User ID digunakan sebagai identitas akun Telegram yang memiliki akses utama terhadap Hermes Agent.

Gambar 13. Setup Hermes Agent Berhasil

Apabila seluruh proses konfigurasi berhasil dilakukan, maka Hermes Agent akan otomatis terhubung dengan bot Telegram dan siap digunakan sebagai asisten automation serta monitoring server.

Gambar 14. Interface Hermes Agent

Untuk menjalakan Hermes Agent pada Server kita cukup mengetikkan command “hermes” maka akan muncul interface seperti pada tangkapan layar / screenshot di atas

 

Cara Membuat dan Mendapatkan API Token Bot pada Telegram

 

Sebelum menghubungkan Hermes Agent dengan Telegram, Anda perlu membuat bot Telegram terlebih dahulu melalui BotFather untuk mendapatkan API Token yang nantinya digunakan pada proses konfigurasi Hermes Agent.

Langkah 1 —  Membuka BotFather

Buka aplikasi Telegram kemudian cari akun resmi berikut:

 
@BotFather
 

BotFather merupakan bot resmi Telegram yang digunakan untuk membuat dan mengelola bot Telegram.

Setelah ditemukan, klik Start untuk memulai percakapan.


Langkah 2 —  Membuat Bot Baru

Untuk membuat bot baru, jalankan command berikut pada chat BotFather:

 
/newbot
 

BotFather kemudian akan meminta beberapa informasi terkait bot yang akan dibuat.


Langkah 3 — Menentukan Nama Bot

Masukkan nama bot yang ingin digunakan.

Contoh:

 
HermesTestBot
 

Nama ini akan menjadi nama tampilan bot pada Telegram.


Langkah 4 — Menentukan Username Bot

Selanjutnya BotFather akan meminta username bot.

Ketentuan username:

  • Harus unik
  • Diakhiri dengan kata bot

Contoh:

 
HermesTestBot_bot
 

Apabila username sudah digunakan oleh pengguna lain, BotFather akan meminta Anda menggunakan username berbeda.


Langkah 5 — Mendapatkan API Token Bot

Jika proses pembuatan bot berhasil, BotFather akan menampilkan informasi bot beserta API Token.

Contoh format token:

 
123456789:AAxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
 

API Token tersebut nantinya digunakan untuk menghubungkan Hermes Agent dengan bot Telegram.

Penting:
Jangan membagikan API Token kepada pihak lain karena token tersebut merupakan akses utama ke bot Telegram Anda.


Langkah 6 — Mengaktifkan Bot Telegram

Setelah bot berhasil dibuat:

  1. Cari username bot Telegram yang telah dibuat
  2. Buka chat bot
  3. Klik Start

Langkah ini diperlukan agar bot dapat menerima dan mengirim pesan.


Langkah 7 — Verifikasi Bot Telegram

Apabila bot berhasil dibuat dan diaktifkan, maka bot akan menampilkan pesan awal seperti:

 
/start

atau daftar command bawaan bot.

Gambar. 15. Mendapatkan API Token Bot Telegram

 

Setelah tahap ini selesai, API Token Telegram sudah siap digunakan pada konfigurasi Hermes Agent.

 

Gambar 16. Jalankan Bot

Cara Uninstall Hermes Agent

Apabila ingin menghapus agent dari server, jalankan:

systemctl stop hermes-agent

Kemudian uninstall package:

Ubuntu / Debian

apt remove hermes-agent -y

CentOS / AlmaLinux / Rocky Linux

yum remove hermes-agent -y

Hapus file konfigurasi tambahan apabila diperlukan:

rm -rf /etc/hermes-agent
rm -rf /var/log/hermes-agent*

Rekomendasi Keamanan

Untuk menjaga keamanan server setelah instalasi Hermes Agent, disarankan:

  • Menggunakan SSH key authentication
  • Menonaktifkan login root secara langsung apabila tidak diperlukan
  • Membatasi akses firewall hanya pada port yang digunakan
  • Melakukan update sistem operasi secara berkala
  • Menyimpan API Key atau token secara aman


C. Penutup

Dengan mengikuti panduan di atas, Hermes Agent dapat terinstall dan terhubung dengan Telegram sebagai bot asisten server untuk membantu monitoring dan pengelolaan VPS secara lebih praktis.Integrasi ini memudahkan pengguna dalam melakukan automation, monitoring service, serta pengelolaan server langsung melalui Telegram tanpa harus selalu login ke terminal VPS.


Semoga artikel yang telah kami sampaikan dapat membantu Anda. Anda juga dapat menemukan artikel lainnya melalui halaman Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala teknis terkait dengan layanan Biznet GIO, Anda dapat menghubungi kami melalui  email support@biznetgio.com atau dapat melalui live chat di website Biznet GIO, melalui chat WhatsApp dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.