Apa yang bisa kami bantu?

A. Pendahuluan

Migrasi cPanel Account merupakan proses memindahkan seluruh data dan konfigurasi akun hosting dari satu server cPanel/WHM ke server cPanel/WHM lainnya. Migrasi biasanya dilakukan ketika ingin melakukan upgrade server, perpindahan provider, perubahan spesifikasi server, atau konsolidasi beberapa server hosting.

cPanel menyediakan fitur Transfer Tool pada WHM yang dapat digunakan untuk mempermudah proses migrasi. Fitur ini memungkinkan administrator memindahkan akun cPanel beserta data website, database, email, DNS, dan konfigurasi akun dari server sumber ke server tujuan.

Pada artikel ini akan dijelaskan proses migrasi cPanel Account dari WHM Server Lama ke WHM Server Baru menggunakan fitur Transfer Tool.

 

B. Persiapan

Sebelum melakukan migrasi, pastikan beberapa hal berikut telah dipersiapkan.

1. Server Sumber

Server sumber merupakan server tempat akun cPanel saat ini berada.

Pastikan:

  • Dapat diakses melalui SSH.
  • Memiliki akses root.
  • cPanel/WHM dapat diakses.
  • Akun yang akan dimigrasikan dalam kondisi normal.
  • Kapasitas storage mencukupi untuk proses backup dan transfer.

 

2. Server Tujuan

Server tujuan merupakan server yang akan menerima akun cPanel.

Pastikan:

  • Sudah terinstal cPanel & WHM.
  • Dapat diakses melalui jaringan.
  • Memiliki akses root.
  • Storage mencukupi untuk menampung seluruh data akun.
  • Versi cPanel/WHM kompatibel dengan server sumber.

 

3. Informasi yang Dibutuhkan

Siapkan informasi berikut:

Informasi Informasi
IP Server Lama: 103.XXX.XXX.10
IP Server Baru:  103.XXX.XXX.20
Username cPanel:  user123
Password root: Password root server lama
Port SSH:  22

 

4. Periksa Kapasitas Storage

Sebelum migrasi, periksa penggunaan storage pada server sumber:

df -h

 

Gambar 1. Cek storage server lama

 

Kemudian periksa kapasitas storage server tujuan:

df -h

 

Gambar 2. Cek storage server tujuan

 

C. Langkah - Langkah

1. Login ke WHM Server Tujuan

Pertama, login ke WHM pada server tujuan menggunakan akun root.

Akses: https://IP-SERVER-TUJUAN:2087

Gambar 3. Login ke WHM

Catatan: Proses migrasi dilakukan dari server tujuan menggunakan fitur Transfer Tool.

 

2. Membuka Transfer Tool

Setelah berhasil login ke WHM:

a. Masuk ke menu Transfers.
b. Pilih Transfer Tool.

Atau gunakan fitur pencarian WHM dan cari:

Gambar 4. Pergi ke menu transfer tool

 

3. Mengisi Informasi Remote Server

Pada bagian Remote Server Address, masukkan IP atau hostname server lama.

Gambar 5. Isi detail akses server lama

Keterangan:

Remote Server Address:  Masukkan IP atau  hostname Server Lama
Remote SSH Port Port SSH server lama (22)
Authentication Login:  Pilih Root
Authentication Method: Pilih Password
Root Password:  Masukkan password root server lama

 

Setelah seluruh informasi diisi, klik Scan Remote Server.

WHM akan mencoba terhubung ke server sumber melalui SSH. Jika koneksi berhasil, WHM akan menampilkan informasi seperti:

Jika koneksi berhasil, WHM akan menampilkan informasi seperti:

  • Hostname server sumber.
  • Versi cPanel.
  • Daftar akun cPanel.
  • Paket hosting.
  • DNS Zone.
  • Informasi konfigurasi lainnya.

 

Jika gagal terhubung, periksa:

  • IP server.
  • Port SSH.
  • Username.
  • Password root.
  • Firewall.
  • Security Group.
  • Konfigurasi SSH.

 

4. Memilih Account yang Akan Dimigrasikan

Gambar 6. Pilin akun cpanel yang ingin ditransfer

Pilih akun yang ingin dimigrasikan. Jika hanya ingin memindahkan satu akun, pilih akun tersebut dan bisa langsung klik Copy.

 

Proses transfer akun berjalan

Gambar 7. Proses transfer akun cPanel

 

 

Proses transfer akun sudah berhasil

Gambar 8. Proses transfer akun cpanel selesai

 

Cek akun cPanel yang sudah berhasil di transfer ke List Accounts

Gambar 9. Cek akun cpanel yang sudah ditransfer di list account

 

D. Penutup

Migrasi cPanel Account antar WHM dapat dilakukan dengan relatif mudah menggunakan fitur Transfer Tool yang tersedia pada WHM. Fitur tersebut memungkinkan administrator memindahkan berbagai komponen account, seperti website, database, email, DNS, SSL, dan konfigurasi lainnya dari server lama ke server baru. Sebelum melakukan migrasi, pastikan server tujuan memiliki resource yang mencukupi dan konektivitas SSH dari server tujuan ke server sumber berjalan dengan baik.

Setelah proses transfer selesai, lakukan verifikasi website, database, email, SSL, dan DNS sebelum mengarahkan traffic production ke server baru. Disarankan juga untuk tidak langsung menghapus account pada server lama sampai seluruh layanan pada server baru dipastikan berjalan dengan normal.

Semoga artikel yang telah kami sampaikan dapat membantu Anda. Anda juga dapat menemukan artikel lainnya melalui halaman Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala teknis terkait dengan layanan Biznet Gio, Anda dapat menghubungi kami melalui email support@biznetgio.com atau dapat melalui live chat di website Biznet Gio, melalui chat WhatsApp dan juga dapat melalui telpon (021) 5714567.