Konfigurasi Awal NEO Dedicated Hosting cPanel
0 people liked this article
A. Pendahuluan.
Neo Dedicated Hosting merupakan layanan yang bersifat dedicated resource yang mana resource yang disediakan tidak dibagikan/shared dengan pelanggan lainnya, untuk mempermudah pelanggan dalam penggunaan layanan Dedicated Hosting sudah include dengan control panel cPanel/WHM. Sebelum menggunakan layanan Neo Dedicated Hosting, kita perlu melakukan beberapa tahapan agar layanan yang kita gunakan nantinya akan selalu update dan siap digunakan.
Neo Dedicated Hosting merupakan layanan yang bersifat dedicated resource yang mana resource yang disediakan tidak dibagikan/shared dengan pelanggan lainnya, untuk mempermudah pelanggan dalam penggunaan layanan Dedicated Hosting sudah include dengan control panel cPanel/WHM. Sebelum menggunakan layanan Neo Dedicated Hosting, kita perlu melakukan beberapa tahapan agar layanan yang kita gunakan nantinya akan selalu update dan siap digunakan.
B. Konfigurasi Awal.
Setelah melakukan order dapat melakukan konfigurasi awal server pada WHM, sehingga dapat masuk ke WHM NEO Dedicated Hosting dengan url: https://[IP-Server-Anda]:2087. Untuk informasi akses layanan dapat masuk ke detail layanan NEO Dedicated Hosting yaitu ke menu Web >> Neo Dedicated Hosting >> Pilih layanan NDH nya >> cPanel Access.

Silahkan dapat login WHM menggunakan url yang tersedia dan login menggunakan user root serta password yang telah dibuat saat order.

Setelah dapat login ke WHM, selanjutnya melakukan langkah berikut untuk konfigurasi awal layanan:
1. Konfigurasi Hostname.
Hostname berfungsi sebagai identitas server kamu di jaringan internet. Pada cPanel/WHM, hostname penting karena memengaruhi pengiriman email (menghindari masuk ke folder spam) dan penerbitan sertifikat SSL untuk layanan server. Hostname harus berupa Fully Qualified Domain Name (FQDN), seperti server.domainanda.com atau srv.domainanda.com.
Masuk ke menu Networking Setup >> Change Hostname, inputkan nama hostname yang akan digunakan dan klik change.

2. Konfigurasi Tweak Setting.
Tweak Settings adalah pusat kendali utama (global) untuk fitur-fitur di dalam cPanel/WHM. Di sini, Anda bisa mengaktifkan atau menonaktifkan fitur tertentu, mengelola batasan sistem, dan mengoptimalkan resource server.
a. Melakukan limit pengiriman perjam untuk mencegah IP Server masul blacklist atau terindikasi spam.

b. Melakukan enable auto remote domain, agar dapat yang menggunakan name server luar WHM dapat ditambahkan.

Setelah sesuai, dapat melakuk save konfigurasi.
3. Konfigurasi EasyApache dan Install PHP.
EasyApache 4 adalah utilitas bawaan WHM untuk mengatur, memperbarui, dan melakukan kompilasi web server (Apache/Nginx), versi PHP, beserta ekstensi-ekstensi pendukungnya. Dapat masuk ke menu Software >> EasyApache 4, pada menu ini dapat menginstall php serta extension yang dibutuhkan agar dapat aktif ke akun cPanel.
Panduan : Cara Install PHP di VPS cPanel Melalui WHM

4. Mengaktifkan Firewall.
Server cPanel baru sangat rentan terhadap serangan brute-force (percobaan login paksa secara terus-menerus). WHM memiliki perlindungan bawaan bernama cPHulk, sehingga dapat mengaktifkan firewall dengan masuk ke menu Security Center » cPHulk Brute Force Protection, lalu enable:

5. Membuat Akun cPanel.
Untuk mulai menghosting website, Anda perlu membuat Akun cPanel. Akun cPanel ini berfungsi sebagai ruang kerja dan panel kontrol bagi pengguna (atau klien Anda) untuk mengelola file website, database, email, dan pengaturan domain mereka secara mandiri.
Masuk ke menu Account Functions » Create a New Account, pembuatan akun cPanel dapat mengikuti panduan: Cara Membuat Akun Cpanel Baru Pada WHM


6. Mengaktifkan AutoSSL.
AutoSSL adalah fitur cPanel yang secara otomatis melakukan instalasi, pemasangan, dan pembaruan sertifikat SSL gratis (seperti Let's Encrypt atau cPanel/Sectigo) untuk semua domain dan subdomain yang dihosting di server Anda. Ini memastikan semua website dapat diakses menggunakan HTTPS tanpa peringatan keamanan dari browser.
Masuk ke menu SSL/TLS » Manage AutoSSL, lalu pilih Let's Encrypt dengan mengikuti panduan : Cara Install Lets Encrypt AutoSSL pada WHM

C. Penutup.
Dengan mengikuti panduan ini, Anda telah menyelesaikan konfigurasi awal NEO Dedicated Hosting menggunakan cPanel/WHM, mulai dari pengaturan hostname, Tweak Settings, instalasi PHP melalui EasyApache 4, pengaktifan perlindungan cPHulk, pembuatan akun cPanel, hingga konfigurasi AutoSSL.
Konfigurasi tersebut dapat membantu memastikan server siap digunakan untuk kebutuhan hosting website, email, dan layanan lainnya dengan konfigurasi yang lebih aman dan sesuai kebutuhan.
Semoga artikel ini dapat membantu Anda. Temukan bantuan lainnya melalui Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala silakan hubungi Support Biznet GIO melalui email support@biznetgio.com atau live chat maupun WA ke website www.biznetgio.com dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.
Popular Articles
-
Cara Install & Konfigurasi Monitoring Cacti Serta Mengetahui Fungsi Fitur Pada Cacti
15 people say this guide was helpful
-
Cara Mengaktifkan Telnet pada Windows 7, 8 dan 10
5 people say this guide was helpful
-
Install dan Konfigurasi Samba Server pada Ubuntu
5 people say this guide was helpful
-
Cara Membuat atau Menambahkan SSH Key pada Layanan Neo Lite dan NEO Lite Pro
3 people say this guide was helpful