Apa yang bisa kami bantu?

A. Pendahuluan

MySQL adalah salah satu sistem manajemen basis data yang paling populer dan sering digunakan di dunia. Dalam pengelolaan database, backup dan restore menjadi proses yang sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketersediaan data. Backup digunakan untuk membuat salinan data yang dapat digunakan untuk pemulihan saat terjadi kegagalan sistem atau kesalahan pengguna. Sementara itu, restore adalah proses mengembalikan salinan data yang telah dibuat ke dalam basis data MySQL.

 

Dalam panduan ini, kami akan membahas cara melakukan backup dan restore MySQL Database menggunakan Command Line Interface (CLI) dan juga menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Navicat atau DBeaver. Anda akan mempelajari langkah-langkah yang diperlukanuntuk membuat salinan database yang aman dan mengembalikan data dari salinantersebut.

 

Di panduan kali ini kami menggunakan layanan NEO Lite sebagai server mysql, Neo Lite merupakan layanan virtualisasi menggunakan virtualisasi KVM.  Detail sebagai berikut

  • NEO Lite SS2.1
  • Sistem Operasi Ubuntu 20.04
  • Service mysql 8.0
  • Aplikasi remote database DBeaver versi 23.1.1

B. Instalasi dan Konfigurasi

a. Backup dan restore menggunakan CLI

Pindah ke direktori tempat anda ingin meletakan file backup dari database, pada panduan ini kami membuat terlebih dahulu direktori backup dan pindah kedirektori tersebut

Mkdirbackup                                                  
Cd backup
Pwd

Gambar 1. Pilih Direktori

Note:

mkdir backup untuk membuat direktori backup
cd backup untuk pindah direktori backup
pwd untuk mengetahu path direktori saat ini

 

1. Backup Database

Gunakan perintah berikut untuk melakukan backup database yang diinginkan

mysqldump -u [username] -p [database_name] > [path_to_backup_file.sql]

Sehingga perintah nya akan menjadi seperti berikut

mysqldump -u root -p kb > /root/backup/kbbackup.sql

Gambar 2. Backup Database

 

Pada panduan ini kami menggunakan username root dan nama database kb . Untuk username , nama database  dan tujuan direktori backup bisa Anda ubah sesuai dengan user database yang Anda miliki dan database yang ingin dibackup

Harap dipastikan Anda benar memasukan password saat melakukan backup, karena jika berhasil di backup maka file akan terlihat jika Anda mengetikan perintah

ls-ll

Gambar 3. Periksa Backup

 

Dengan perintah diatas maka database sudah berhasil dibackup

 

2. Restore Database

Gunakan perintah berikut jika ingin melakukan restore database,

mysql -u [username] -p [database_name] < [path_to_backup_file.sql]

Sehinggaperintah nya akan menjadi seperti berikut

mysql -u root -p kb < /root/backup/kbbackup.sql

Gambar 4. Restore Database

 

Perintah diatas akan melakukan restore database ke keadaan saat di backup sehingga jika ada record baru yang baru dan belum sempat terbackup maka akan hilang.

 

b. Backup dan Restore menggunakan aplikasi ke 3 Dbeaver

Pastikan untuk database Anda sudah dapat di remote dengan aplikasi pihak ke 3, jika belum bisa mengikuti panduan berikut terlebih dahulu untuk konfigurasi nya: https://kb.biznetgio.com/id_ID/instalasi/cara-allow-remote-mysql

Login dan koneksikan DBeaver dengan mysql server Anda 

Untuk konfigurasi nya seperti berikut :

Gambar 5. Login DBeaver

 

Isikan detail berikut 

Server Host: IP_Address mysql server Anda
Database: isikan nama dabatabase yang ingin di remote
Username: isikan username mysql database Anda ( dipanduan kali ini kami menggunakanusername qwelapiz )
Password: isikan password dari username mysql database Anda


Lalu jika sudah connect ke mysql server, Berikut adalah contoh database yang ingin dibackup yaitu database kb

Gambar 6. Pilih Direktori Backup

 

1. Backup Database

Untuk backup , pilih database yang akan di backup, klik kanan tools >>dumb database 

Gambar 7. Backup Database

 

Kemudian pastikan mencentang pada table yang ingin di backup, lalu pilih next

Gambar 8. Pilih Table

 

Kemudian pilih jenis metode exekusi nya dan folder untuk penyimpanan data backup, padapanduan kali ini menggunakan Normal,  dan disimpan pada folder Backup-sql, setelah itu start.

Gambar 9. Pilih Metode Eksekusi

 

Jika proses selesai akan ada notifikasi berikut di pojok kanan bawah

Gambar 10. Notifikasi Selesai

 

Silahkan Anda cek pada folder tujuan penyimpanan backup, jika tampil file backup sepertiberikut maka database sudah berhasil dibackup

Gambar 11. Cek Backup

 

2. Restore Database

Untuk backup , pilih database yang akan di backup, klik kanan tools >>Restore database 

Gambar 12. Restore Backup

 

Pada bagian input, silahkan pilih file backup yang Anda miliki, kemudian klik next

Gambar 13. Pilih File Backup

 

Lalu akan muncul notifikasi restore, klik yes

Gambar 14. Konfirmasi Restore

 

Jika restore selesai dan tidak terkendala akan memunculkan tampilan berikut

Gambar 15. Restore Selesai


Demikian panduan melakukan restore dan backup mysql menggunakan metode cli atau menggunakan aplikasi pihak ke 3 seperti dbeaver, pada panduan ini anda dapat memilih cara yang sesuai dengan preferensi diatas yakni  menggunakan metode CLI untuk kontrol lebih langsung, atau menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti DBeaver untuk kemudahan visual dalam melakukan backup dan restore database MySQL. Anda dapat memilih metode yang paling cocok dengan kebutuhan dan tingkat kenyamanan

 

Semoga artikel ini dapat membantuAnda. Temukan bantuan lainnya melalui  Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala silahkan hubungi support@biznetgio.com.