Apa yang bisa kami bantu?

A. Pendahuluan

Hermes Web UI adalah antarmuka berbasis web untuk mengakses dan mengelola Hermes Agent. Dengan Hermes Web UI, pengguna dapat menjalankan chat, command, mengelola workspace, serta menghubungkan Hermes dengan provider AI seperti OpenAI API, NEO Inference, atau provider lain yang kompatibel.

Panduan ini menjelaskan cara instalasi Hermes Web UI pada server Ubuntu 22.04, mulai dari instalasi dependency, konfigurasi service, pengaturan akses Web UI, pengamanan menggunakan password, hingga konfigurasi provider AI.

 

B. Prasyarat

Sebelum melakukan instalasi, pastikan server sudah memenuhi kebutuhan berikut:

  • Menggunakan OS Ubuntu 22.04
  • Memiliki akses SSH ke server
  • Memiliki akses user root atau user dengan privilege sudo
  • Memiliki API key atau endpoint provider AI, seperti OpenAI API atau NEO Inference

 

1. Update Repository Server

Login ke server menggunakan SSH, kemudian jalankan perintah berikut:

sudo apt update && sudo apt upgrade -y

Install dependency yang dibutuhkan:

sudo apt install -y git curl python3 python3-pip python3-venv lsof

Verifikasi versi Python:

python3 --version
Gambar 1. Verifikasi Versi Python

2. Clone Repository Hermes Web UI

Masuk ke direktori /opt, lalu clone repository Hermes Web UI:

cd /opt
sudo git clone https://github.com/nesquena/hermes-webui.git
sudo chown -R $USER:$USER /opt/hermes-webui
cd /opt/hermes-webui

3. Jalankan Bootstrap Installer

Jalankan installer Hermes Web UI menggunakan perintah berikut:

python3 bootstrap.py

Pada proses setup, akan muncul beberapa pilihan konfigurasi.

Untuk instalasi awal, dapat menggunakan pilihan berikut:

Quick Setup

Untuk terminal backend, pilih:

Local - run directly on this machine

Jika muncul pertanyaan untuk menghubungkan messaging platform seperti Telegram atau Discord, dapat dipilih:

Skip - set up later with 'hermes setup gateway'

4. Menjalankan Hermes Web UI

Setelah proses instalasi selesai, jalankan Hermes Web UI menggunakan ctl.sh:

cd /opt/hermes-webui
chmod +x ctl.sh
./ctl.sh start

Cek status service:

./ctl.sh status

Jika service berjalan normal, akan muncul output seperti berikut:

hermes-webui - running
Bound: 127.0.0.1:8787
Health: ok
Gambar 2. Cek Status Service Hermes Web UI

5. Konfigurasi Bind Address dan Port

Secara default, Hermes Web UI dapat berjalan pada 127.0.0.1:8787. Jika ingin diakses dari IP publik server, ubah konfigurasi host menjadi 0.0.0.0.

Edit file .env:

nano /opt/hermes-webui/.env

Pastikan konfigurasi berikut tersedia:

HERMES_WEBUI_HOST=0.0.0.0
HERMES_WEBUI_PORT=8787
HERMES_WEBUI_STATE_DIR=~/.hermes/webui
HERMES_WEBUI_DEFAULT_WORKSPACE=~/workspace
HERMES_WEBUI_BOT_NAME=Hermes

Simpan perubahan, lalu restart Hermes Web UI:

cd /opt/hermes-webui
pkill -f hermes
pkill -f webui
./ctl.sh restart
./ctl.sh status

Cek kembali port yang digunakan:

ss -tlnp | grep 8787

Pastikan output menunjukkan Hermes listen pada 0.0.0.0:8787:

LISTEN 0 64 0.0.0.0:8787 0.0.0.0:* users:(("python",pid=xxxx,fd=4))
Gambar 3. Cek Port Hermes Web UI

 

6. Menambahkan Password Web UI

Jika Hermes Web UI dijalankan pada 0.0.0.0, sangat disarankan untuk menambahkan password. Hal ini penting karena Web UI dapat diakses dari jaringan publik.

Edit file .env:

nano /opt/hermes-webui/.env

Tambahkan parameter berikut:

HERMES_WEBUI_PASSWORD=GantiDenganPasswordYangKuat

Contoh:

HERMES_WEBUI_PASSWORD=PasswordKuat123!

Restart Hermes Web UI:

cd /opt/hermes-webui
./ctl.sh restart

Setelah itu, saat mengakses Web UI, halaman login akan meminta password.

Gambar 4. Tampilan Login Hermes Web UI

 

7. Konfigurasi Provider AI

Apabila saat mengirim chat muncul error berikut:

No LLM provider configured.
Run `hermes model` to select a provider, or run `hermes setup` for first-time configuration.
Gambar 5. Tampilan Error Chat “No LLM provider configured”

Artinya provider AI belum dikonfigurasi.

Jalankan perintah berikut:

/usr/local/lib/hermes-agent/venv/bin/hermes model

Pilih provider yang ingin digunakan, misalnya:

OpenAI API

atau provider custom seperti:

Custom / NEO Inference

Jika menggunakan OpenAI API, masukkan API key OpenAI saat diminta.

Pada panduan ini menggunakan NEO Inference.

Masukkan konfigurasi berikut saat diminta:

API base URL : https://api.biznetgio.ai/v1
API key      : Masukkan API key NEO Inference

Setelah API key dimasukkan, Hermes akan melakukan verifikasi endpoint ke:

https://api.biznetgio.ai/v1/models

Jika konfigurasi berhasil, akan muncul informasi bahwa endpoint berhasil diverifikasi dan model tersedia, seperti contoh berikut:

Verified endpoint via https://api.biznetgio.ai/v1/models

Selanjutnya, pada bagian Select API compatibility mode, pilih:

1. Auto-detect

Opsi Auto-detect digunakan agar Hermes mendeteksi mode API secara otomatis berdasarkan endpoint yang digunakan. Mode ini direkomendasikan untuk endpoint standar yang kompatibel dengan OpenAI API.

Apabila diminta konfirmasi model yang terdeteksi, pilih:

Use this model? [Y/n]: Y

Pada contoh ini, model yang terdeteksi adalah:

openai/gpt-oss-20b

Untuk bagian Context length in tokens, dapat dikosongkan agar Hermes melakukan auto-detect:

Context length in tokens [leave blank for auto-detect]:

Kemudian masukkan nama tampilan provider, misalnya:

Display name: Api.biznetgio.ai

Jika konfigurasi berhasil, akan muncul informasi seperti berikut:

Default model set to: openai/gpt-oss-20b
Saved to custom providers as "Api.biznetgio.ai"
Gambar 5. Tampilan Selesai Konfigurasi Menggunakan NEO Inference

Setelah konfigurasi selesai, restart Hermes Web UI:

cd /opt/hermes-webui
./ctl.sh restart

 

C. Hasil Uji Coba

Setelah provider NEO Inference berhasil dikonfigurasi, model dapat dipilih langsung melalui tampilan Hermes Web UI.

Pada halaman chat Hermes Web UI, klik dropdown model yang berada di bagian bawah kolom pesan. Apabila konfigurasi provider berhasil, akan muncul model yang sudah terdeteksi pada bagian Configured.

Pilih model berikut:

openai/gpt-oss-20b

Pastikan model yang dipilih memiliki label provider:

OPENAI/GPT-OSS-20B (API.BIZNETGIO.AI)
Gambar 6. Tampilan Hermes Web UI Menggunakan NEO Inference

Setelah model dipilih, konfigurasi akan diterapkan pada percakapan berikutnya.

Gambar 6. Tampilan Perckapaan di Hermes Web UI Menggunakan NEO Inference

D. Kesimpulan

Hermes Web UI berhasil diinstall pada Ubuntu 22.04 dan dapat diakses melalui browser menggunakan port 8787. Setelah service berjalan, pengguna perlu mengatur provider AI seperti OpenAI API atau custom provider NEO Inference agar Hermes dapat merespons chat.

Dengan konfigurasi yang sesuai, Hermes Web UI dapat digunakan sebagai antarmuka AI agent berbasis web yang mendukung berbagai model dan provider.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda. Temukan bantuan lainnya melalui Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala silakan hubungi Support Biznet GIO melalui email support@biznetgio.com atau live chat maupun WA ke website www.biznetgio.com dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.