Apa yang bisa kami bantu?

A. Pendahuluan

Pada beberapa implementasi server, sering kali dibutuhkan jaringan private yang digunakan khusus untuk komunikasi antar server. Jaringan ini umumnya dimanfaatkan untuk kebutuhan seperti replikasi database, sinkronisasi data, layanan cluster, maupun komunikasi aplikasi yang tidak perlu melewati jaringan publik.

Dokumen ini dibuat sebagai panduan untuk melakukan konfigurasi IP private pada interface jaringan tambahan di sistem operasi Windows Server. Pada panduan ini, interface utama tetap digunakan sebagai jalur akses publik sehingga koneksi internet maupun Remote Desktop (RDP) tetap berjalan seperti biasa, sedangkan interface tambahan digunakan sebagai jaringan private antar server.

Panduan ini menjelaskan proses identifikasi interface jaringan, konfigurasi alamat IP private, pengujian konektivitas, serta langkah-langkah menghapus konfigurasi apabila jaringan private sudah tidak digunakan.

Catatan: Nama adapter jaringan pada setiap server dapat berbeda, tergantung pada konfigurasi perangkat keras maupun platform virtualisasi yang digunakan.

 

B. Spesifikasi

Server Interface Private IP
Server01 Ethernet  10.10.10.1/24
Server02 Ethernet 10.10.10.2/24

Catatan: Alamat IP private dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pastikan setiap server menggunakan alamat IP yang berbeda, berada pada subnet yang sama, serta tidak bertabrakan dengan jaringan yang telah digunakan.

 

C. Konfigurasi IP Private

Cari Aplikasi View Network Connections berikut

Gambar 1. View Network Connections

 

Klik kanan pada adapter jaringan private Ethernet kemudian pilih Properties.

Gambar 2. Akses Ethernet 

 

Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) lalu klik Properties.

Gambar 3. Akses Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) 

Pilih Use the following IP address dan Masukkan konfigurasi berikut.

Server01

Gambar 4. Konfigurasi IP Private Server01

Server02

Gambar 5. Konfigurasi IP Private Server02

Catatan: Alamat IP private dapat disesuaikan dengan kebutuhan, namun pastikan setiap server menggunakan alamat IP yang berbeda dan berada pada subnet yang sama. Apabila interface hanya digunakan sebagai jaringan private, Default Gateway dan DNS Server tidak perlu diisi.

Klik OK untuk menyimpan konfigurasi.

Apabila jaringan private sudah tidak digunakan, buka kembali pengaturan IPv4 pada adapter jaringan, kemudian pilih Obtain an IP address automatically apabila adapter akan kembali menggunakan DHCP, atau hapus konfigurasi IP statis yang telah dibuat.

 

 

D. Menonaktifkan Windows Defender Firewall

Secara default, Windows Defender Firewall dapat memblokir koneksi ICMP (Ping) sehingga pengujian konektivitas antar server melalui jaringan private tidak dapat dilakukan meskipun konfigurasi IP telah benar.

Cari Check Firewall Status lalu klik Open.

Gambar 6. Check Firewall Status

Klik Turn Windows Defender Firewall on of off berikut

Gambar 7. Turn Windows Defender Firewall on of off

 

Pilih Turn off Windows Defender Firewall (not recommended) pada profil jaringan yang digunakan, kemudian klik OK untuk menyimpan perubahan.

Gambar 8. Turn off Windows Defender Firewall

 

Apabila sudah maka akan tampil sebagai berikut

Gambar 9. Firewall Disabled

 

E. Pengujian

Test Ping antar server menggunakan IP Private

Gambar 10. Ping Antar Server 

 

F. Penutup

Dengan mengikuti langkah-langkah pada panduan ini, interface jaringan tambahan pada Windows Server dapat dikonfigurasi menggunakan alamat IP statis sebagai jaringan private untuk komunikasi antar server. Setelah konfigurasi diterapkan, lakukan pengujian konektivitas untuk memastikan kedua server dapat saling berkomunikasi melalui jaringan private.

Apabila jaringan private sudah tidak diperlukan, hapus atau sesuaikan kembali konfigurasi IP pada interface jaringan yang digunakan agar tidak menimbulkan konflik konfigurasi di kemudian hari. Sebelum melakukan konfigurasi pada server lain, selalu pastikan nama adapter jaringan yang digunakan sesuai dengan hasil identifikasi pada masing-masing server.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda. Temukan bantuan lainnya melalui Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala silakan hubungi Support Biznet GIO melalui email support@biznetgio.com atau live chat maupun WA ke website www.biznetgio.com dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.